HUKUM & KRIMINAL

Pemkab Belu Ajukan Penangguhan Tersangka SS Terkait Kasus Dugaan Korupsi Cold Storage

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kasus dugaan korupsi dana proyek cold storage yang menyeret Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Belu, Stefanus Suparji (SS) mendapat perhatian serius dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu. Pemkab Belu kemudian mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Permohonan penangguhan tahanan dari Pemkab Belu terhadap tersangka SS yang ditandantangani oleh Wakil Bupati Belu, J.T. Ose Luan dan isteri tersangka Vinsensia D. Klau, telah diserahkan ke pihak Kejari Belu.

Kuasa Hukum, Lorens Mega Man, Jhon Rihi ketika mendampingi pemeriksaan SS sebagai tersangka, oleh Kasi Pidsus Kejari Belu, Selasa (26/7) pagi tadi.

Kuasa Hukum, Lorens Mega Man, Jhon Rihi ketika mendampingi pemeriksaan SS sebagai tersangka, oleh Kasi Pidsus Kejari Belu, Selasa (26/7) pagi tadi.

“Surat permohonan penangguhan tahanan dari Pemkab sudah saya serahkan ke Kajari Belu,” ujar Kuasa Hukum Lorens Mega Man didampingi John Rihi ketika ketika dihubungi media ini di sela-sela mendampingi pemeriksaan tersangka SS, di ruang Kasi Pidsus, Selasa (25/7).

Menurut Mega Man, proses penangguhan pehananan dari Pemerintah Kabupaten dilakukan secara Kedinasan. Apabila permohonan penangguhan penahanan dari Pemkab tidak dikabulkan Kajari Belu, maka sebagai kuasa hukum akan susulkan permohonan penangguhan tahanan terhadap kliennya.

“Kalau permohonan penangguhan tahanan dari Pak Wakil Bupati gagal dikabulkan Pak Kajari, kami siap susulan ajukan permhonan penangguhan penahanan,” ungkap dia.

Akui Mega Man, status sebagai kuasa hukum tersangka baru diberikan kemarin kepada dirinya, dan mulai hari ini pihaknya melakukan pendampingan terhadap klien. Sebagai kuasa hukum para tersangka saat ini, pihaknya tengah mendalami proses hukum terkait penahanan para tersangka yang telah ditetapkan tim penyidik Kejari Belu pekan lalu.

Baca Juga :   TNI dan Masyarakat Cat Kapela Santa Ana Asumanu

“Kita akan lakukan pendalaman, apakah penetapan kedua tersangka sudah sesuai standar operasional (SOP) Kajari atau tidak. Jika penetapan tidak sesuai maka kami akan mengambil langkah hukum atas tindakan penyidik yang tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ucap LMM sapaan karibnya.

Namun apabila jelas Mega Man, penetapan status terhadap kedua kliennya sesuai SOP atau memenuhi syarat maka kita akan mendorong penyidik Kejari Belu untuk percepat pemeriksaan kliennya. Sehingga proses hukum cepat berlangsung dan cepat tuntas supaya ada kepastian hukum bagi klien dan keluarga.

Pantauan media ini, kedua tersangka SS dan WD menjalani pemeriksaan masing-masing di dampingi kuasa hukum Lorens Mega Man dan John Rihi. Tersangka SS diperiksa oleh Kasi Pidsus Kejari Belu, Dani Agusta Salmon sedangkan tersangka DW diperiksa oleh Kasi Intel, Charles Hutabarat. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top