RAGAM

Pemkab Belu Wajibkan PNS Perempuan Gunakan Tais Feto Setiap Kamis

ATAMBUA, Kilastimor.com-Guna melestarikan kembali budaya tradisional daerah yang kian punah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu memberlakukan aturan penggunaan kain tenun (Tais) setiap hari Kamis bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkan Pemkab Belu.
“Kita berlakukan aturan berkantor menggunakan tais, kita sudah mengembalikan sesuatu yang telah hilang yakni kultur budaya kita. Ini yang harus kita lestarikan kembali budaya daerah,” ujar Wabup J.T Ose Luan, Senin (18/7).

JT. Ose Luan

JT. Ose Luan

Menurut Ose Luan, menggunakan tais bukan barang baru, tapi barang lama yang yang tidak dilirik lagi bahkan mulai dilupakan oleh kita di daerah Belu. Oleh karena saat ini akan difokuskan pada kaum perempuan atau Ibu-ibu untuk menggunakan tais adat saat berkantor.
“Kita fokus dulu pada Ibu-ibu dan saat memakai tais (feto) itu ada satu keindahan tersendiri bagi kaum perempuan. Setelah itu baru para laki-laki akan gunakan tais adat,” papar dia.

Menurut dia, saat berkantor perempuan memakai tais ada penilian positif yang santun, anggun dan menjunjung derajat serta meningkatkan harkat seorang wanita. “Kita lupa orang tua kita dulu selalu pakai tais, tapi sekarang kita sudah lupa dan gunakan rok diatas lutut,” ucap dia.

Dikatakan, nantinya khusus para laki-laki berkantor akan serupa menggunakan tais (mane) tapi tidak memakai destar di kepala ataupun perlengkapan adat lainnya.
“Karena yang memakai destar di kepala itu saat kita acara adat bukan berkantor. Ini penting untuk generasi masa depan sehingga mereka tidak lupa budaya kita dan akan kita lestarikan mulai saat ini,” tandas Luan. (yan)

Baca Juga :   Coklit Data Pilkada Belu, Bupati Dikunjungi Petugas Pantarlih
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top