HUKUM & KRIMINAL

Polisi Harus Tertibkan Perkelahian di Pasar Loro-Loron, Besikama

BETUN, Kilastimor.com-Aparat Kepolisian Sektor Malaka Barat harus proaktif melakukan penertibkan pemuda yang sering bentrok di Pasar Loro-Loran, Besikama. Pasalnya, hampir setiap hari terjadi perkelahian antar pemuda Desa Lasaen versus pemuda Desa Umatoos–Besikama-Kecamatan Malaka Barat. Sering terjadinya perkelahian di pasar harian itu, sangat mengganggu kenyamanan pengunjung pasar yang berbelanja. Hal itu disampaikan Tokoh Masyarakat Desa Umalor, Alfons Tae Bria di Besikama, Senin (4/7).

Ilustrasi bentrok antar pemuda.

Ilustrasi bentrok antar pemuda.

“Kemarin sore saat masyarakat lagi asyik berbelanja, ternyata ada insiden perkelahian dengan pelemparan batu antara pemuda Lasaen dengan Umatoos. Tiga hari lalu juga kejadian yang sama terjadi dan lemparan batu mengenai masyarakat yang tidak bersalah. Hal itu tidak bisa dibiarkan dan kita berharap polisi segera bertindak melakukan pengamanan,” paparnya.

“Insiden 15 tahun lalu ternyata kembali kambuh di Pasar Loro-loron. Saat itu pemerintah dan polisi sudah mendamaikan mereka dan tidak terjadi perkelahian selama ini. Kejadian seperti itu baru kambuh lagi selama dua tahun terakhir. Kita harapkan Kades Lasaen, Kades Umatoos, Kades Umalor membangun komunikasi yang difasilitasi Camat Malaka Barat dan Polsek untuk mencarikan solusi dan penyelesaian. Kalau dibiarkan akan meresahkan masyarakat pengunjung pasar,” timpalnya.
Dia mengaku prihatin dengan pengunjung pasar harian di Besikama, karena merasa tidak nyaman dengan ancaman perkelahian pemuda dua desa itu setiap hari. Sambil menunggu koordinasi lintas sektor, Polsek Malaka Barat bisa melakukan pengamanan pada sore hari saat padatnya masyarakat mengunjungi pasar itu. (boni)

Baca Juga :   Figur Merakyat dan Merangkul Bakal Direspon Masyarakat
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top