POLITIK

PSI Malaka Masih Telusuri Motivasi Pencopotan Atribut Partai di Weliman

BETUN, Kilastimor.com-DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Malaka masih menelusuri motivasi pencopotan atribut partai di Kantor DPC PSI Kecamatan Weliman. Kalau motivasi pencopotan itu masuk akal, maka pihaknya akan memindahkan kantor DPC PSI Kecamatan Weliman ke tempat lain. Namun kalau pencopotan atribut partai dan bendera partai itu bernuansa politik dan terindikasi pelecehan terhadap partai, maka akan diproses hukum.

Fatin

Marianus Fatin

Ketua DPD PSI Kabupaten Malaka, Marianus Fatin kepada wartawan di Betun, Minggu (17/7) menjelaskan, penelusuran terkait motivasi pencopotan bendera dan atribut partai PSI di Kantor DPC PSI Kecamatan Weliman masih dilakukan. “Kita baru saja mendapatkan laporan terkait pencopotan atribut itu. Kita sudah laporkan masalah itu ke pengurus PSI Provinsi NTT sangat jelas. Kalau alasan pencopotan itu rasional maka PSI akan mencari tempat lain untuk dijadikan kantor PSI Kecamatan Weliman. Kalau alasan pencopotan itu ada nuansa politik yang sifatnya melecehkan partai maka akan dilaporkan ke pihak berwajib untuk diproses secara hukum. Kita ini negara hukum dan setiap warga negara tidak kebal hukum kalau melakukan perbuatan pidana,” terangnya.

“Kita pasang bendera dan atribut disana karena ada persetujuan pemilik rumah. Kita masih cari tahu alasan prinsip pencopotan atribut itu baru mengambil langkah. Perintah dari pengurus provinsi jelas. Kalau pencopotan atribut itu masuk akal dan rasional maka pengurus akan mencari tempat lain untuk kantor. Kalau bernuansa politik yang ada unsur penghinaan terhadap partai makan akan diproses hukum karena ada unsur pidana,” terangnya.

Baca Juga :   Malbar, Weliman, Wewiku, Kobalima dan Kobalima Timur Belum Tuntaskan Laporan Konsolidasi Dana Desa

Saat ini bilangnya, partainya sedang mempersiapkan verifikasi faktual sehingga atribut partai harus ada dan dipasang. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top