EKONOMI

Sumber Air Weliman Perlu Ditata Jadi Rest Area

BETUN, Kilastimor.com-Sumber mata air Weliman yang biasa dikenal dengan nama Wematan Weliman yang terletak di desa Haitimuk–Kecamatan Weliman-Kabupaten Malaka bisa ditata menjadi rest area dan tempat rekreasi keluarga. Selama ini warga dari dalam dan luar Malaka sering memanfaatkan tempat itu sebagai sarana rekreasi keluarga dimusim liburan atau sekedar menjadi tempat persinggahan warga melepas lelah setiap hari.

Sumber air Weliman

Sumber air Weliman

Selain digunakan sebagai tempat rekreasi, warga sering menggunakan kolam Weliman sebagai tempat pemandian keluarga. Kelompok kategorial gereja, sekolah atau kelompok masyarakat lain sering datang mengunjungi sumber mata air itu melakukan berbagai aktifitas disana seperti diskusi atau pertemuan tidak resmi.

Potensi sumber mata air Weliman bisa ditata menjadi tempat pemandian kalau memang dari kajian pemerintah memungkinkan untuk itu. Yang jelas, sudah saatnya sumber mata air itu perlu ditata menjadi rest area atau tempat pemandian yang dapat diandalkan di Malaka. Diwilayah itu bisa dibangun kolam renang yang bisa disesuaikan lokasi setempat. Lokasi mata air Weliman belakangan sering digunakan sebagai sarana renang pengunjung memanfaatkan air yang ditempung disana.

Dilihat dari letaknya, sumber mata air Weliman berada ditengah lima Kecamatan berpenduduk padat di Malaka yakni Kecamatan Weliman, Malaka Barat, Wewiku, Rinhat dan Kecamatan Malaka Tengah. Dari aspek letak, lokasi ini dapat dijangkau dari pusat kota Betun paling lama 15 menit berkendaraan. Tamu yang datang berkunjung di Betun bisa memanfaatkan waktu luangnya berkunjung ke lokasi wisata itu. Mereka bisa santai menikmati rindangnya pepohonan sejuk sekitar sumber mata air sekaligus menikmati hamparan sawah yang subur di wilayah Wematan.

Baca Juga :   Warga Malaka Antusias Ikuti Debat Kandidat Bupati/Wabup

Sandro Bria salah satu warga Weliman mengungkapkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka perlu melakukan penataan dengan menyiapkan berbagai sarana penunjang yang bisa membuat nyaman pengunjung. Untuk melindungi areal mata air, pemerintah bisa melindunginya dengan membangun tembok keliling guna menjaga berbagai fasilitas yang dibangun, sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung. Fasilitas MCK yang memadai perlu disiapkan . Sumber air itu tetap dipertahankan dan dibersihkan sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sarana air bersih bagi warga yang membutuhkan sekaligus untuk mengairi persawahan warga.

Untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, pemerintah bisa membangun tempat permanen untuk menjual makanan ringan dan minuman serta kerajinan tangan khas Malaka. Kalau memungkinkan lokasinya bisa diseting bangun rumah makan mini untuk menjual makanan khas Malaka atau menyediakan menu makanan bagi pengunjung.

Sumber mata air Weliman bisa ditata menjadi tempat wisata, tempat rapat , tempat pertemuan bagi kelompok masyarakat. Yang jelas kalau ditata baik bisa memberikan kenyamanan dan menjadi kebanggaan masyarakat Malaka.
Lokasi pariwisata Weliman saat ini masih perawan dan belum disentuh penataan yang baik. Pemerintah perlu lakukan itu. Untuk melakukan penataan membutuhkan tangan dingin dan sentuhan arsitek yang berkompetensi dibidang itu.

Pemerintah bisa mengambil peran melakukan penataan ruang disana sehingga bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya tanpa mengganggu fungsi utama mata air itu. Alhasil, Sumber mata air Weliman tetap terawat, masyarakat bisa menikmati lokasi pariwisata yang natural, pemerintah juga bisa mendapatkan tambahan PAD dari penataan yang dilakukan. Kalau menguntungkan masyarakat dan daerah kenapa tidak dilakukan?  (boni)

Baca Juga :   Kelompok Tani Bero Sembada Harus jadi Laboratorium Pembelajaran di Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top