RAGAM

Anggota DPRD Malaka Diminta Tidak keluar Daerah

BETUN, Kilastimor.com-Anggota DPRD kabupaten Malaka diminta sementara waktu tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah, sebelum pelaksanaan konsultasi di Provinsi. DPRD harus menunggu kepastian jadwal konsultasi yang masih dikoordinasikan dengan Pemkab Malaka dengan Pemprov NTT. Diagendakan, pelaksanaan konsultasi akan dilaksanakan tanggal 29 Agustus hingga 2 September mendatang. Usai konsultasi, hasil konsultasi akan dibahas 5 september.
Permintaan itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran disela acara penandatangan Berita Acara Persetujuan bersama antara pemerintah Daerah dengan DPRD Kabupaten Malaka terhadap ranperda Kabupaten Malaka tahun 2016 tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2015, Penyertaan Modal Daerah pada PT. Bank NTT dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Malaka periode 2005-2025 di Betun, Kamis (25/8/2016).

Adrianus Bria Seran

Adrianus Bria Seran

“Saya minta kepada semua Anggota DPRD Kabupaten Malaka agar tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah sambil menunggu informasi pemerintah kepastian jadwal konsultasi dan evaluasi di Provinsi. Semua anggota dewan harus stand bay. Kemungkinan 29 Agustus hingga 2 September digelar, sehingga 5 September bisa dilanjutkan sidang untuk laporan hasil konsultasi,” sebut Ketua DPD II Golkar Malaka itu.

Adrianus kepada wartawan mengatakan, sesuai agenda pembahasan dewan bersama pemerintah terkait tiga ranperda itu sudah tuntas sehingga perlu dikonsultasikan ke provinsi bersama pemerintah. Setelah konsultasi kita akan kembali dan pemerintah memperbaikinya untuk selanjutnya dibahas lagi hasil konsultasi itu melalui sidang paripurna DPRD. (boni)

Baca Juga :   Tekan Tindak Kejahatan, Polres Kupang Sosialisasi di Pelabuhan Bolok
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top