RAGAM

Desember, Penataan Birokrasi Malaka Kembali Dilakukan. Pejabat Wajib Tunjukkan Kinerja

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Daniel Asa benar-benar komitmen dan membuktikan ucapannya, terkait mutasi pejabat eselon II, III dan IV dilingkup Pemkab Malaka, yang dilaksanakan sebelum 17 Agustus.
Bupati Malaka, terhitung Senin (8/8) lalu, telah melantik dan mengambil sumpah pejabat eselon II. Senin (15/8) kemarin, dilantik pejabat eselon III dan Selasa hari ini melantik pejabat eselon IV. Dengan pelantikan pada setiap jenjang itu, maka struktur di SPKD di Pemkab Malaka sudah terisi. Sejumlah harapan telah diberikan kepada pejabat yang sudah dilantik, dimana harus kerja, kerja dan kerja.

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan usai melantik Pejabat Pengawas atau Pejabat Eselon IV di Betun, Selasa (16/8/2016) menyebutkan, sesuai rencana, sebelum 17 Agustus semua pejabat eselon sudah dilantik supaya bisa bekerja pasca HUT RI. Kini semua sudah terlaksana.

Semua terwujud berkat kerja keras Tim Assesor, Panitia Seleksi dan Baperjakat Kabupaten Malaka. Pelantikan itu merupakan wujud konkrit dari kerja keras berbagai pihak, untuk menghasilkan pejabat yang akan bekerja di Kabupaten Malaka. Pemerintah memberikan apresiasi atas kerja keras itu sehingga bisa menghasilkan pejabat-pejabat baru yang diharapkan dapat bekerja secara baik untuk melayani masyarakat.

Disebutkan, salah satu fondasi yang diletakkan dalam penataan birokrasi Malaka yakni, perekrutan pejabat eselon dilakukan sesuai aturan dan sejumlah tahapan yang harus dilalui. “Kita tidak asal angkat pejabat eselon II, tetapi sudah melalui serangkaian tahapan dan ujian yang dilakukan asesor dan Panitia Seleksi. Khususnya untuk pejabat eselon III dan IV pemerintah sudah melakukan kajian melalui hasil kerja tim Baperjakat sesuai kompetensi yang “dimiliki.

Baca Juga :   Pemkab Malaka Siapkan 17 Ranperda untuk Dibahas Bersama DPRD

“Berdasarkan PP 18 tentang struktur organisasi yang berlaku untuk seluruh Indonesia, penataan organisasi akan dilakukan lagi pada Desember mendatang. Kita akan lakukan penataan lagi kalau memang PP itu diberlakukan. Ada yang mengusulkan supaya sekalian dilantik pada Desember nanti, tetapi pemerintah tetap komitmen melakukan pelantikan sebagai bentuk apresiasi kepada DPRD Kabupaten Malaka, yang telah menghasilkan Perda terkait penataan kelembagaan daerah. Kita juga tetap melakukan pelantikan karena tim asesor dan pansel sudah bekerja keras, melakukan kajian terkait pejabat yang mau dilantik. Kalau PP itu diberlakukan Desember nanti, maka pemerintah akan melakukan penataan dibidang organisasi yang tentunya akan dilakukan pelantikan ulang bagi para pejabat,” ungkapnya.

“Kita harapkan dalam kurun waktu itu, para pejabat harus menunjukkan kinerjanya agar tetap diakomodir dalam penataan organisasi Desember nanti. Pemerintah tetap fair melakukan pengkajian dan perekrutan terhadap pejabat eselon agar bisa bekerja melayani masyarakat secara optimal. Jabatan itu kepercayaan sehingga harus dijaga dan dipelihara setiap pejabat,” imbuhnya.

Pemerintah dari waktu ke waktu tetap melakukan penataan organisasi, sehingga birokrasi Pemkab Malaka benar-benar bekerja sesuai tupoksi yang ada, guna menjalankan roda pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan secara optimal kepada masyarakat guna mensejahterakan masyarakat Malaka. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top