POLITIK

Enam Fraksi Setuju Pansus Pilkades, F-Gerindra dan Demokrat Tolak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait polemik calon kepala desa yang tidak mendapat surat rekomendasi dari Bupati Belu menuai pro-kontra diantara fraksi di DPRD Kabupaten Belu.

Rudy Carlos Boy Bouk

Rudy Carlos Boy Bouk

Pasalnya, dari delapan fraksi tersebut, hanya enam fraksi yang setuju dibentunya Pansus. Enam fraksi itu antara lain, PAN, PDIP, NasDem, Golkar, Keadilan Kebangkitan Hati Rakyat serta Fraksi Keadilan dan Persatuan. Sementara dua lainnya, Fraksi Partai Gerindra dan Demokrat tidak mendukung pembentukan pansus itu.

Ketua Fraksi PAN, Rudi Karlos Boy Bouk ketika dikonfirmasi media mengemukakan, pembentukan pansus dilakukan guna menyelesaikan polemik yang terjadi terkait beberapa calon kepala desa yang tidak mendapat surat keterangan dari Bupati Belu untuk ikut pemilihan Kades pada Oktober mendatang.

“Selesai sidang paripurna kemarin, Fraksi PAN sudah ajukan pembentukan pansus dan lima Fraksi lainnya setuju, sedangkan dua Fraksi tidak mendukung,” ujar dia, Jumat (5/8/2016) di Atambua.

Menurut Bouk, enam Fraksi DPRD Belu mendukung dan menyetujui pembentukan pansus. Hal tersebut guna menyelesaikan persoalan terkait surat keterangan untuk calon kades yang belum diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Belu dalam hal ini Bupati Belu.

Senada, Ketua Fraksi Keadilan dan Persatuan, Meky Lelo menuturkan, khusus untuk masalah beberapa calon Kades yang belum memperoleh surat keterangan, maka dibentuk pansus dimana ingin mencari tahu akar permasalahan yang terjadi. Sehingga bisa ada satu keputusan, dan polemik ini bisa berakhir.

Baca Juga :   Kekurangan Ruang Kelas, SDI Fatukoa Kota Kupang Berlakukan Sekolah Pagi dan Siang

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra, Martin Nai Buti menuturkan, Fraksinya bersama dengan Fraksi Partai Demokrat tidak mendukung adanya pembentukan pansus. Fraksi Gerindra percayakan pada teman-teman enam fraksi lainnya untuk membuat pansus.

“Intinya, silahkan bekerja namun bisa bekerja total tanpa beban dan tekanan,” ungkap dia.

Sekertaris Fraksi Partai Demokrat, Simon Guido Seran menjelaskan, fraksinya tidak mendukung pembentukan pansus, karena mempunyai beberapa pertimbangan tertentu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top