RAGAM

Pemerintah Apresiasi Peserta Paskibra Malaka. Bupati: Mereka Orang Pilihan

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka memberikan apresiasi kepada Paskibra Kabupaten Malaka yang lagi menyiapkan diri sebagai duta untuk melaksanakan tugas dalam memperingati HUT Kemerdekaan ke-71, RI. Mereka anak-anak Malaka yang mendapatkan kepercayaan dan kesempatan mengemban tugas mulia tahun ini, sehingga harus Jaga fisik, kondisi dan mental agar bisa tampil optimal karena akan jadi kebanggaan keluarga, sekolah dan diri sendiri.
“Setiap kali pulang kantor saya dan pak wakil mampir memberikan semangat agar mereka bisa memberikan yang terbaik buat kabupaten ini,” ungkap Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan saat ditanyai terkait persiapan Paskibra Malaka yang akan bertugas dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini di Malaka.

Bupati dan Wabu Malaka diantara Paskibra di Malaka.

Bupati dan Wabu Malaka diantara Paskibra di Malaka.

Mereka yang ada paparnya, merupakan pilihan dari ratusan ribu orang lebih yang bermukim di Malaka, untuk bisa mengemban tugas mulia sebagai paskibra di Malaka tahun ini. Anggota Paskibra itu pilihan dan bukan asal pasang. Mereka sudah melewati serangkaian proses seleksi dan mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Polri dan TNI. “Kita lihat bagaimana mereka ditempa secara khusus untuk membangun disilin diri dan karakter agar bisa menjalankan tugas dengan baik. Saya katakan pilihan karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan menjadi anggota Paskibra. Anda wartawan saja dulu khan tidak terpilih menjadi angota paskibra tho. Itu menandakan bahwa menjadi anggota Paskibra itu pilihan dan bagi yang terpilih harus memiliki kebanggaan karena bisa mendapatkan kesempatan,” tuturnya.

Baca Juga :   Guru dan Siswa Diminta Jaga Pola Hidup Sehat

Sadar atau tidak, tambah SBS, setiap anggota paskibra melalui proses latihan yang ada akan membentuk karakternya supaya memiliki disiplin dan akhlak yang baik. Suatu saat mereka akan cerita kepada anak cucu bahwa mereka pernah menjadi Paskibra di Malaka. Hal itu akan menjadi kebanggaan dan motivasi.

Menyinggung tentang berbagai kegiatan pertandingan dan aneka lomba yang digelar untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini, Bria Seran mengatakan bahwa apa yang dilakukan saat ini hanya sebagai media pembelajaran bahwa saat ini kita sudah berdiri sendiri sebagai sebuah kabupaten, bukan lagi Kecamatan. Kegiatan tahun cukup padat.

“Ini hanya media pendorong masyarakat untuk sadar bahwa kita adalah Kabupaten bukan kecamatan. Sejak tahun 1958 kita Kecamatan dari Kabupaten Belu. Konsekuensinya, perilaku kita harus Kabupaten bukan Kecamatan. Kita sadarkan mereka bahwa saat ini kita hidup dalam situasi perkotaan sehingga pola pikir, perilaku dan tindakan kita harus mencerminkan masyarakat perkotaan. Dulu, kita santai dan hidup masyarakat biasa-biasa saja namun saat ini konsep berpikir dan pandangan itu harus berubah. Kita hidup dalam era masyarakat perkotaan sehingga sebagai warga kota harus bisa memberikan kontribusi dengan cara hidup kita untuk membangun kota itu menjadi kota yang maju dan mandiri,” pungkasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top