RAGAM

Pemkab Diminta Tingkatkan Ruas Jalan Wekfui, yang Menghubungkan Sasitamean–Io Kufeu

BETUN, Kilastimor.com-Akses jalan di Sasitamean dan Io Kufeu masih jauh dari harapan. Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka diminta meningkatkan pembangunan ruas jalan Wekfui-Builaran-Manumutin Silole-Kecamatan Sasitamean menuju Kecamatan Io Kufeu, agar melancarkan akses transportasi barang dan orang yang melewati ruas jalan itu.

Servatius Bere

Servatius Bere

Pada musim panas biasanya masyarakat memanfaatkan ruas jalan itu mengangkut hasil pertanian, hasil hutan dan ternak untuk di jual ke Betun. Ruas jalan Itu adalah jalan kabupaten sehingga kalau ditingkatkan pengerjaannya akan melancarkan akses transportasi warga Kecamatan Io Kufeu menuju Kecamatan Sasitamen dan menuju pusat ibu kota di Betun. Hal itu disampaikan Kepala Desa Fatuaruin, Servatius Bere kepada wartawan di Betun, Minggu (20/8/2016).

Bere mengatakan, tahun lalu pemerintah sudah melakukan pembangunan dan peningkatan jalan di ruas jalan itu sepanjang 3 km dan rencananya tahun 2016 akan dilanjutkan pengerjaannya sepanjang 3 km. Kalau bisa setiap tahun pemerintah tetap konsisten melanjutkan pengerjaanya secara bertahap, sehingga bisa melancarkan arus transportasi hingga wilayah Kecamatan Io Kufeu melalui jalur bawah. Jalan itu sangat penting untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di dua kecamatan yakni Io Kufeu dan Sasitamean.

Pada musim panas seperti saat ini, sebutnya, masyarakat Kecamatan Io Kufeu ke Betun lebih memilih ruas jalan itu, karena lebih dekat, dibandingkan melalui Manlea yang jalannya berputar dan jauh. Dari aspek efisiensi cukup menghemat waktu dan tidak melelahkan dalam melakukan perjalanan ke kota Kabupaten. Kalau ruas jalan itu sudah baik bisa berdampak bagi semua sendi kehidupan masyarakat. Dengan peningkatan ruas jalan itu bisa mendorong usaha masyarakat terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan hasil hutan menuju Kota Betun.

Baca Juga :   BMPS NTT Bakal Gelar Festival Bolelebo dan Pensi Online bagi Sekolah Swasta

Kades Fatuaruin kepada wartawan mengatakan diwilayah desanya dalam tahun 2016 akan menggunakan dana desa dan ADD membangun MCK bagi 6 dusun sebanyak 8 unit. Masing-masing dusun mendapatkan satu unit dan sisa dua lainnya akan ditempatkan di Gereja untuk melayani masyarakat pada hari-hari besar keagamaan.

Untuk air bersih, sementara ini masih cukup dan sumber mata airnya dari Naibone melalui program perpipaan yang bisa melayani masyarakat di dusun Wekfau A, Wekfau B dan Wekfau C. Air itu sempat terputus selama 5 tahun tetapi sudah diperbaiki selama dua minggu bersama masyarakat. Air di dusun Baluan dan Nekemalae dan kanokar bot masih mengalami kesulitan air bersih.

Dibidang pelayanan kesehatan kita hanya memiliki polindes. Kita usulkan supaya ada puskesmas di Fatuaruin sehingga bisa melayani 3 desa yang kurang lebih melayani 3.000 lebih jiwa. Dalam musrenbangcam kita sudah usulkan dan tanah untuk pembangunan puskesmas sudah disiapkan. Puskesmas itu untuk mendekatkan pelayanan karena pada saat melahirkan ibu-ibu hamil sering diangkut ke Puskesmas Kaputu menggunakan motor untuk bersalin. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top