RAGAM

Pemkab Malaka akan Bangun Ruas Jalan Besikama-Sukabilulik

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka akab berupaya membangun ruas jalan Besikama-Sukabilulik Desa Oan Mane, Kecamatan Malaka Barat. Pemerintah sudah mengagendakan dan siap merealisasikannya melalui program pembangunan Kabupaten Malaka.
Tahun lalu ketika melakukan kampanye pilkada, debu setinggi tumit dan dimusim penghujan daerah ini berlumpur sehingga sangat mengganggu aktifitas masyarakat. Waktu itu saya menyampaikan kepada rakyat bahwa kalau paket SBS-DA terpilih dan dipercaya, maka salah satu agenda penting yang harus ditangani pemerintah adalah perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Malaka, khususnya ruas jalan Besikama-Sikun-Desa Oan Mane. “Kita sudah rencanakan dan segera direalisasi menggunakan program pemerintah. Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dihadapan masyarakat Desa Oan Mane, dalam acara kunjungan kerja DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, Jumat (5/8-2/2106).

Viktor Laiskodat diapit Bupati dan Wabup Malaka.

Viktor Laiskodat diapit Bupati dan Wabup Malaka.

Tadi Anggota DPR RI dari Partai Nasdem, Viktor Laiskodat meminta supaya di wilayah ini tidak boleh banjir lagi. Beliau minta supaya banjir Benenain harus dikelola menjadi sumber berkat bagi masyarakat Kabupaten Malaka. Pemerintah tetap berkomitmen mengatasi persoalan banjir dengan cara mengetahui penyebab banjir dan mengatasinya. Pemerintah sangat merespon permintaan beliau dan hal itu akan ditindak lanjuti melalui program pemerintah.

Pemerintah memberikan apresiasi kepada anggota DPR RI dari Partai Nasdem, Victor Laiskodat yang mau melihat dari dekat kondisi masyarakat Sikun-Oan Mane pasca banjir bandang Benenain. “Kita sangat yakin melalui kunjungan ini, Pak Viktor akan menyuarakan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Malaka di pusat. Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka tetap berupaya mengatasi persoalan banjir Benenain dengan cara mencari tahu penyebab banjir dan mengatasinya melalui program konkrit melalui kinerja anggaran pemerintah. Banjir itu ada dua sebab. air mengalir ke sungai terlalu banyak dan daya tampung air terlalu sempit. Untuk mengatasinya perlu mendalamkan sungai dan meninggikan tebing agar air tidak meluap keluar sungai,” tuturnya.

Baca Juga :   Agustinus Klaran Mulai Aktif Sosialisasi Diri

Pemerintah juga tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dibidang air bersih karena itu kesulitan turun temurun. Pemerintah cukup prihatin dengan kondisi itu. Dalam mengatasinya menggunakan dua cara. Pertama, temporary solution. Bagi daerah yang sulit air bersih maka pemerintah akan menyiapkan air bersih melalui program tangkinisasi. Pemerintah menyediakan mobil tangki untuk melayani kebutuhan air bersih warga setiap hari. Kedua, Permanent solution, dimana harus persoalan air bersih bagi masyarakat melalui program pipanisasi, pembuatan embung, pembuatan sumur sehat bagi warga.

Urusan pembangunan itu hanya dua. Pertama mengetahui persoalan yang dihadapi rakyat untuk diatasi dan kedua mengetahui apa kebutuhan rakyat yang harus ditindak lanjuti. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top