RAGAM

Pemprov NTT Gelar Pelatihan bagi Petugas OP Irigasi di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Pemprov NTT sangat mendukung upaya pemerintah Kabupaten Malaka melaksanakan gerakan revolusi pertanian. Untuk mendukung rencana itu, Pemprov NTT melakukan pelatihan bagi Petugas P3A agar mereka memiliki kemampuan membagi air secara adil dan merata guna melayani kebutuhan masyarakat tani. Hal itu disampaikan Kepala Dinas PU Provinsi NTT melalui Kepala Seksi Pengelolaan Sumber daya Air dan Irigasi Dinas PU Provinsi NTT, Benyamin Nahak, ST, MT saat penutupan pelatihan bagi petugas Operasi Pemeliharaan (OP) Penjaga Pintu Air Dinas PU Kabupaten Malaka di Betun, Sabtu (20/8/2016).

Nahak

Benyamin Nahak

Nahak mengatakan, Pemprov NTT sangat mendukung terhadap upaya pemkab Malaka melakukan kegiatan revolusi pertanian yang bertautan dengan kepentingan masyarakat tani. Setelah pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Malaka berkunjung ke Dinas PU Provinsi NTT dan sesuai arahan Kadis PU Provinsi NTT meminta supaya memberikan dukungan konkrit kepada Kabupaten Malaka, sesuai program di dinas. Salah satu bentuk dukungan yakni, Dinas PU Provinsi NTT melakukan kegiatan pelatihan bagi petugas OP agar mereka memiliki SDM yang baik agar bisa membagi air secara baik guna mendukung kegiatan revolusi pertanian yang dicanangkan Pemkab Malaka.

“Kita perlu melakukan pelatihan kepada Petugas OP karena dimana-mana persoalan air irigasi itu sangat terbatas, sehingga diperlukan SDM yang mampu mengelola dan membagi air secara merata kepada petani. Daerah Irigasi Malaka jaringannya sudah dibangun namun perlu ditunjang dengan SDM-nya perlu dibentuk agar bisa mengatur air secara baik. Dengan petugas yang memiliki kemampuan mengatur dan mengelola air maka kebutuhan petani akan air bisa dibagi merata hingga hilir,” tuturnya.

Baca Juga :   Pemerintah Terus Pantau Efek Banjir Benenain

Selain melatih petugas OP (operasi Pemeliharaan), pihaknya juga akan membentuk kepengurusannya sehingga memudahkan koordinasi. Setiap petugas harus mengetahui tugas, fungsi dan tanggung jawab yang diemban. “Kita berharap setelah pelatihan ini petugas OP kita memiliki kinerja dan pengetahuan yang memadai sehingga pembagian airnya bisa merata dan adil. Targetnya untuk mendukung revolusi pertanian di Kabupaten Malaka.

Selain melakukan pelatihan, pihaknya juga akan membawa petugas melakukan peninjauan di lapangan agar bisa menyelaraskan pengetahuan selama pelatihan dan kondisi riil di lapangan. (boni)

K

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top