EKONOMI

Pengelola Keuangan Perlu Dilatih Secara Rutin oleh Pemkab Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Pembahasan KUA PPAS tahun 2017 dan APBD 2017 sedang berlangsung. PDI Perjuangan sebagai salah satu partai pengusung akan mendukung apa yang direncanakan pemerintah. Sebagai partai pengusung, pastinya melalu fraksi di DPRD tidak mungkin menolak, tetapi akan memberikan dukungan secara optimal dalam penganggaran untuk program prioritas.
“Kita hanya mengoreksi kekurangan untuk ditambahkan dan disempurnakan,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan, Devi H. Ndolu kepada media ini.

Devi H. Ndolu

Devi H. Ndolu

Terkait dengan pengelolaan keuangan daerah, PDI Perjuangan melihat perlu peningkatan SDM aparatur terkait pengelolaan keuangan di setiap perangkat daerah. Khususnya bendahara harus diberikan pelatihan secara teratur dan terencana agar bisa bekerja secara baik dan benar sesuai standart mutu kerja yang ditetapkan pemerintah. Perlu pendidikan dan pelatihan bagi para pengelola keuangan bagi satker perangkat daerah.

Peningkatan SDM menurutnya, bukan hanya dilakukan di perkotaan tetapi harus menyebar diseluruh desa terutama yang bertautan dengan pengelolaan keuangan daerah. Bedahara harus dilatih terus menerus.

Dibidang revolusi pertanian dan daerah perbatasan harus ada icon yang menonjol yang dikemas dalam program. Harus ada isu dan program yang bisa nampak sebagai daerah perbatasan sehingga bisa menjadi show windownya Indonesia di perbatasan. Pemerintah harus kemas agar pemeritah pusat bisa memberikan perhatian terutama terkait penganggaran di wilayah perbatasan sesuai lima lokpri yang ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga :   Buka Kegiatan Pekan Kelambu Massal, Ose Luan: Saya Orang Belu yang Paling Anti Nyamuk

“Ini khan jendelanya Indonesia sehingga pemerintah pusat harus beri perhatian.
Infrastruktur wilayah, kita punya garis pantai paling panjang dari Kobalima Timur hingga Kolbano sehingga harus dikemas , direncanakan dan dipresentasikan ke pempus untuk diintervensi anggaran. Dibidang air bersih kita dorong program pemerintah mengalokasokan anggaran untuk program tangkinisasi, pembuatan dan pengadaan bak penampung air, pengeboran sumber air tanah, embung-embung dan lainnya yang berpotensi mendatangkan air bersih bagi masyarakat,” ungkap Wakil Ketua DPRD Malaka itu. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top