EKONOMI

Rp 122 Miliar Dana Desa Sudah di Kas Daerah. Werang: Belum ada Desa yang Cairkan

BETUN, Kilastimor.com-Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 sebesar Rp 122 miliar sudah masuk dalam rekening kas umum daerah dan siap dicairkan. Desa diminta menyelesaikan dan menyiapkan semua dokumen guna memperlancar proses pencairan dimaksud.

Aloysius Werang

Aloysius Werang

Untuk melakukan proses pencairan, desa harus menyiapkan dokumen Peraturan Bupati tentang alokasi dana desa, laporan pertanggungjawaban tahun 2015 serta Peraturan Desa tentang APBDes. Hal itu disampaikan Kadis PPKAD Kabupaten Malaka, Aloysius Werang kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/8/2016)

Werang kepada wartawan mengatakan dana desa sampai saat ini belum ada satu desapun yang mengajukan pencairan. Padahal sesuai ketentuan dalam satu tahun desa harus melakukan pencairan harus dua tahap yakni pada bulan April dan Agustus. “Sekarang kita sudah ada dipenghujung Agustus dan belum ada tanda-tanda mau ada pencairandana desa dan ADD dari desa. Persoalannya barangkali dari APBDes yang belum diselesaikan desa. Itu persyaratan mutlak yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Sesuai kewenangan PPKAD, dalam waktu dekat akan melakukan komunikasi secara tertulis dengan Kecamatan dan desa menyampaikan bahwa dana desa sudah masuk di rekening kas umum daerah baik dari Pemerintah Pusat dan Pemda Malaka. Dana sudah masuk sehingga desa tinggal melakukan pencairan.
Saran konkritnya, pemerintah kecamatan bisa mendampingi dan membantu desa melakukan percepatan terhadap proses pembuatan APBDes. Untuk melakukan pencairan dana desa dan ADD, Desa harus menyiapkan dokumen Peraturan bupati tentang alokasi dana desa, pertanggungjawaban dan laporan pertanggungjawaban tahun lalu dan Peraturan Desa tentang APBDes.

Baca Juga :   Herman Man Akui Maju Pilwalkot Bersama Jefri Riwu Kore

“Kita akan melakukan koordinasi sehingga kedepan dana desa dan dana desa dan ADD bisa dicairkan sesuai jadwal agar tidak mengalami keterlambatan. Kita menyadari pemerintahan kita dalam masa transisi namun kedepannya kita akan membangun komunikasi supaya proses pencairan ADD sesuai jadwal dan tidak mengalami penumpukan pada akhir tahun seperti yang selama ini dialami. Kita harapkan melalui pencairan yang teratur bisa memudahkan desa mengelola semua sumber dana melalui ADD. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top