RAGAM

Satgas Pamtas Menyatu Bangun Kawasan Perbatasan Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 321/ Galuh GB/Kostrad komit menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan. Satgas Pamtas juga tetap membangun kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malaka untuk bersama membangun kawasan perbatasan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan bersama. Hal itu untuk menciptakan hubungan baik dengan pemerintah dan masyarakat guna membangun dan memajukan kawasan perbatasan negara. Komandan Pos Fatuha Satgas Pamtas RI RDTL Yonif Raider 321/ GT/ Kostrad, Letnan Dua Inf, Ilham Panji Akbar kepada wartawan usai upacara pengibaran Bendera Merah Putih memperingati Perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI di Betun, Rabu (17/8/2016).

Letda

Letda Ilham Panji Akbar

Dikemukakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka karena telah melibatkan Satgas Pamtas RI-RDTL dalam acara pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini di Malaka. “Tahun ini kita libatkan pasukan 1 pleton sebanyak 31 orang, dua orang pengawal bendera pusaka dan saya sendiri sebagai komandan upacara menaikkan bendera pada perayaan HUT Kemerdekaan RI di Betun. Kita terlibat dalam beberapa kegiatan untuk mensukseskan Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Malaka. Kita juga terlibat dalam melatih dan mendampingi siswa dalam persiapan dan pelaksanaan lomba gerak jalan ditingkat Kabupaten Malaka, berpartisipasi dalam dewan juri dan pengamanan lomba gerak jalan,” ungkapnya.

Dikemukakan, dirinya sangat tertarik dengan apa yang sudah dijalankan pemerintah daerah karena bisa memfasilitasi masyarakat memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Masyarakat sangat proaktif mengikuti semua kegiatan dengan baik sampai tuntas. Satgas Pamtas juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan sehingga bisa menyatu dengan warga perbatasan. “Kita dari Satgas Pamtas sangat responsif karena secara tidak langsung akan berpengaruh bagi hubungan kita dengan semua elemen masyarakat saat bertugas di lapangan. Kita membangun kerja sama dengan berbagai stake holder. Ada interaksi yang positif dengan masyarakat sehingga tercipta saling pengertian yang baik dan hal itu sangat positif guna menambah keakraban, kerja sama serta saling pengertian untuk menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan. (boni)

Baca Juga :   Child Fund Bantu 95 Sepeda Bagi Anak-anak Sekolah
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top