RAGAM

Senin, Pejabat Eselon III Dimutasi. 8 Camat Ikut Digeser

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah kabupaten Malaka akan melakukan pelantikan bagi Pejabat eselon III dan IV sebelum tanggal 17 Agustus. Mulai hari Senin (15/8), Bupati akan melantik pejabat eselon III termasuk Camat. Hari selasa (16/8) bupati akan melantik pejabat eselon IV.
Dari 12 Camat yang ada, direncanakan pemerintah akan menggantikan 8 camat. Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan di Betun, Sabtu (13/8/2016).

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

Dikatakan, pihaknya pernah menyampaikan bahwa pelantikan semua pejabat eselon akan dilaksanakan sebelum 17 Agustus. Itu artinya ada dua hari efektif kerja untuk melakukan pelantikan itu yakni hari senin dan selasa depan. SBS-DA pasti akan lakukan itu sebelum 17 Agustus. Yang jelas akan lakukan pelantikan pejabat eselon III terlebih dahulu dan diikuti pejabat eselon IV pada hari berikutnya.

“Saya sudah meminta kepada semua pejabat eselon III dan IV supaya tidak kemana-mana selama dua hari pelantikan itu. Siapa yang tidak hadir resiko ditanggung penumpang. Pemerintah tetap melakukan pelantikan selama dua hari itu hanya jam pelantikannya akan diatur lebih lanjut,” katanya.

Khususnya untuk camat, akan dilakukan pergantian bagi delapan camat karena sebagian sudah dilantik menjadi pejabat eselon II dan lainnya akan dimutasi ke Kabupaten untuk memperkuat jajaran yang ada. Baperjakat sementara menjalankan tugas dan mereka sudah siapkan segala sesuatunya terkait pelaksanaan pelantikan itu. Ini bocoran Bupati kepada wartawan namun semuanya sudah melalui hasil kajian Baperjakat.

Baca Juga :   Pemkot Kupang Bagikan 150 Ribu Masker Secara Gratis

Ketika ditanyai wartawan terkait penandatanganan dokumen dan SK Pelantikan pejabat eselon III dan IV, Bria Seran mengatakan hingga saat ini dokumen berupa SK itu belum diterima Bupati sehingga belum ditanda tangani. Soal urusan tanda tangan SK itu ranahnya Bupati dan Wakil Bupati Malaka. Tim Baperjakat tetap bekerja hingga detik-detik pelaksanaan pelantikan digelar.

“Saya tidak akan tanda tangan SK itu sebelum pelaksanaan pelantikan dimulai. Pejabat eselon II saja saya tanda tangan dua menit sebelum acara pelantikan. Semuanya masih bisa berubah sebelum pelantikan dimulai. Supaya ada persoalan kita langsung ganti sebelum ditanda tangani. Jadi untuk pejabat eselon III dan IV saya akan melakukan hal yang sama. Jadi wartawan jangan main gosok-gosok supaya bupati tanda tangan SK itu sebelum menit-menit pelantikan itu digelar,” tutupnya berkelakar. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top