RAGAM

SK Pejabat Eselon Ditandatangani Dua Menit Sebelum Pelantikan

BETUN, Kilastimor.com-Malaka sebagai daerah otonom baru dan baru saja memiliki kepala dan wakil kepada derah yang baru pula. Dalam situasi itu, tentunya birokrasi yang menjalankan pemerintahan jadi pusat perhatian. Penataan dan pembinaan birokrasi utama, demi pelayanan dan pembangunan.

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati, Stefanus Bria Seran dan Wabup, Daniel Asa, tidak main-main dengan penataan birokrasi. Salah satu tindakan konkrit yang dilakukan adalah melakukan pelantikan semua pejabat eselon II di Kabupaten Malaka, agar mereka bisa bekerja baik untuk menyelenggarakan roda pemerintahan, melaksanakan pembangunan dan melayani kepentingan masyarakat Malaka.

“Pemerintah sangat serius dan tidak gegabah menempatkan pejabat dalam dunia birokrasi. Kita harus dikaji sesuai kaidah-kaidah, aturan serta kompetensi yang dimiliki. Bupati tidak gegabah menandatangani SK pejabat,” tutur Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, kepada media ini, belum lama ini.

Dikemukakan, saat akan digelar pelantikan pejabat eselon II, dirinya belum menandatangani SK. Tersisa dua menit barulah dirinya menandatangani SK.

Diceritakan, pada Minggu (7/8) malam, sekira jam 22.00 WITA, tim Pansel datang ke rumah jabatan melaporkan hasil kerja mereka dan langsung meminta supaya mempersiapkan jadwal pelantikan. “Saya tidak langsung menandatangai SK itu dan hanya meminta mereka mempersiapkan pelantikannya besok. Pagi hari saat berkantor, saya didatangi Sekda dan BKD untuk menandatangani SK pelantikan itu. Tetapi saya tidak menandatangani SK itu, dan hanya meminta supaya pelantikannya dilaksanakan tepat jam 12.00 WITA. Sesuai jadwal, saya masuk ke ruang pelantikan dan kurang dua menit sebelum pelantikan baru saya tandatangani SK bagi pejabat eselon II yang akan dilantik,” katanya.

Baca Juga :   Dinsos Malaka Serahkan Bantuan dan Buka Dapur Umum Pasca Bencana Angin Puting Beliung

Proses diatas menunjukkan bahwa pihaknya tidak main-main melakukan pelantikan bagi pejabat eselon II dilingkup Pemkab Malaka. Pihaknya ingin melihat persiapan secara sungguh-sungguh karena peristiwa pelantikan itu bukan sekedar asal lantik, tetapi harus dipersiapkan secara baik dan benar. Terlebih pejabat yang dilantik harus benar-benar sesuai hasil kerja tim pansel. Semua bisa berubah dalam hitungan jam, menit dan detik. Karena itu, dirinya baru menandatangani SK itu dua menit sebelum pelantikan. Itu artinya, pemerintah sangat serius melakukan penggodokan terhadap pejabat yang dilantik.

Dalam berbagai kesempatan, dirinya sudah meminta kepada Sekda dan Baperjakat agar mempersiapkan segala sesuatunya. Sebelum 17 Agustus dirinya akan melantik semua pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemkab Malaka. Setelah 17 Agustus, dia akan melantik lagi kepala sekolah dan melakukan roling bagi sekretaris desa. Itu program kerja pemerintah untuk melakukan penataan dalam birokrasi.

“Kita inginkan birokrasi kita bekerja secara optimal bagi rakyat dan melayani rakyat dengan baik. Sesuai janji SBS-DA dalam kampanye akan menjadi hambanya rakyat jika dipercaya rakyat dan itu harus dibuktikan. Penataan birokrasi merupakan salah satu upaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan optimal guna percepatan kesejahteraan bagi warga Kabupaten Malaka sesuai visi-misi dan program prioritas Bupati dan wakil Bupati Malaka periode 2016-2021,” pungkasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top