RAGAM

Teko Bisa Diangkat jadi Pejabat Struktural

BETUN, Kilastimor.com-Tenaga Kontrak (Teko) Daerah bisa diangkat menjadi pejabat struktural pada setiap perangkat daerah melalui SK Kadis atau Kaban untuk menjabat sebagai Plt. pada perangkat daerah yang dipimpin. Pengangkatan itu tidak melanggar aturan karena tidak berimplikasi kepada pemanfaatan uang negara.

Bernando Seran

Bernando Seran

“Sampai saat ini saya melihat penunjukan teko menjabat sebagai plt. pada jabatan struktural dibawah kabid bisa dilakukan karena tidak dilarang dalam undang-undang. Pengangkatan pejabat plt bagi teko itu selain mengisi jabatan lowong juga memperlancar tugas perangkat daerah. Selain itu teko yang diangkat sebagai Plt akan bangga karena mendapatkan kepercayaan pimpinan dan akan mendapatkan pengalaman kerja berharga sebelum menjadi ASN. kata Kaban Perbatasan Kabupaten Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, SH. M.Hum kepada wartawan di Maktihan-Kecamatan Malaka Barat, Minggu (29/8-2016).

Kita tawarkan ide ini untuk dipertimbangkan. Bagi saya pengangkatan teko sebagai plt. Pada jabatan lowong di perangkat daerah tidak melanggar aturan karena mereka bukan pengguna anggaran tetapi hanya sebagai sarana untuk melancarkan kegiatan di setiap perangkat daerah. Yang jelas, sebagai Plt. tidak mengelola keuangan namun hanya berfungsi melancarkan pekerjaan di bidang sesuai tupoksi yang diberikan. Hal itu tidak berimplikasi terhadap pengelolaan keuangan daerah yang menjadi tanggung jawab pimpinan perangkat daerah.

Badan Perbatasan masih melakukan kajian dan kalau masih ada jabatan lowong maka saya akan keluarkan SK bagi teko untuk menjabat sebagai Plt dalam jabatan struktural yang lowong. Kalau hal itu positif kenapa harus takut? Yang penting pengangkatan itu benar-benar untuk melancarkan tugas SKPD dan jabatan yang diemban tidak berimplikasi bagi pemanfaatan uang daerah.

Baca Juga :   Hadapi Tahun Politik, BKOW Gelar Dialog Publik

Dalam konteks itu kata Nando, begitu panggilan akrabnya, pimpinan SKPD baik kadis atau kaban yang harus bertanggung jawab terhadap pengangkatan itu karena mereka sebagai user dan mengeluarkan SK.

Menurut dia, saat ini banyak teko yang mampu dan memiliki kompetensi yang bisa diberdayakan. Kalau diangkat jadi Plt dalam jabatan eselon yang lowong maka mereka akan memiliki semangat dan motivasi kerja karena diberi tanggung jawab dan kepercayaan sebagai Plt dalam jabatan itu. Mereka akan memiliki kebanggaan bahwa mereka juga bisa dipercaya sebagai pejabat sekaligus sebagai ajang pembelajaran . Hal ini sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang patut dipertimbangkan untuk menjawab kebutuhan organisasi pada setiap SKPD terutama bagi SKPD yang masih memiliki jabatan lowong. Saya yakin tugas-tugas di SKPD dapat berjalan baik sesuai harapan dan teko itupun akan senang karena bisa menimba pengalaman dan bisa memiliki kebanggaan karena bisa dipercaya sebagai pejabat eselon walau hanya plt. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top