RAGAM

Tunjuk KTP-e Malaka, Pasien Rujukan Berobat Gratis RSUD Mgr. Gabruiel Manek, SVD Atambua

“Kita masih melakukan negosiasi karena hal itu berkaitan dengan pihak lain diluar Malaka. Waktu saya masih menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi, Pemprov NTT menetapkan RSUD Atambua sebagai rumah sakit rujukan bagi Belu, TTU dan Malaka. Kita optimis kerja sama itu dapat terwujud sehingga bisa memudahkan masyarakat Malaka, melakukan pengobatan dengan sistem rujukan dengan menunjukkan KTP-e Malaka,” terangnya.

“Kita optimis bahwa upaya yang ditempuh pemerintah itu bisa memudahkan warga melakukan pengobatan walau dengan sistem rujukan. Kita inginkan rakyat Malaka bisa dipermudah dalam melakukan pengobatan walau dengan sistem rujukan. Dengan kebijakan ini, warga yang berobat tidak perlu berpikir panjang untuk dirujuk ke Atambua karena pembiayaan. Mereka hanya fokus datang dan berobat. Selanjutnya semua pembiayaan terkait pelayanan pasien rujukan itu dibayar Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka.

Ketika ditanya wartawan terkait kebijakan Pemerintah yang tidak melanjutkan kerja sama dengan BPJS terkait pembayaran BPJS Kesehatan dalam tahun anggaran 2016, menurut Bria Seran, karena pemerintah sudah memiliki kebijakan untuk membayar warga yang sakit melalui pengobatan gratis yang dibayar pemerintah. “Dulu pemerintah kerja sama dengan BPJS Kesehatan karena saat itu belum memiliki kebijakan itu. Saat ini pemerintah sudah ada kebijakan terkait pengobatan gratis bagi warga saat berobat, sehingga pemerintah langsung membayarkannya kepada rumah sakit tanpa harus melalui BPJS. (boni)

Baca Juga :   Atas Usulan NTT, Pilkada Digelar 9 Desember

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top