RAGAM

119 Atlet Inkai Ikut UKT. Bere: 2017, Belu Tuan Rumah Kejurda Prestasi

ATAMBUA, Kilastimor.com-Inkai melakukan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) terhadap atletnya di Kabupaten Belu. Tercatat ada 119 anggota Institut Karate-do Indonesia (Inkai) cabang Kabupaten Belu, yang mengikuti ujian pada Minggu (18/9) kemarin di Aula Makodim 1605/Belu.

Tampak atlet Inkai Belu sedang melakukan latihan.

Tampak atlet Inkai Belu sedang melakukan latihan.

Pantauan media ini, sebelum puncak ujian kenaikan tingkat, terlebih dahulu peserta anggota Inkai dari ranting Kodim 1605/Belu, Atapupu, Haliulun, SMPK Don Bosco dan Satpol PP Belu melakukan Gashuku (latihan bersama) selama tiga hari di Lapangan Hitam Makodim, sejak hari Jumat hingga Minggu.

Dari 119 anggota Inkai tersebut, 77 orang mengikuti UKT sabuk putih, sabuk kuning 19 orang, sabuk hijau 6 orang, sabuk biru 7 orang dan sabuk cokelat 10 orang.
Materi yang diberikan dalam Gashuku sendiri ialah berupa latihan fisik, berorganisasi, kemandirian dan mencintai lingkungan.

Ketua Federasi Olah Raga Karate-do Indonesia (Inkai) Cabang Kabupaten Belu, Shimpai, Pertrus Bere kepada media, Senin (19/9) mengatakan, sesuai AD-ART mewajibkan setiap enam bulan itu diadakan ujian kenaikan tingkat sabuk bagi seluruh anggota Inkai cabang Belu. Tradisi Gashuku yang digelar bertujuan untuk penyeragaman teknik dan mendidik anggota supaya lebih mandiri dari segala ketergantungan orang tua anggota.

“Jadi kegiatan ujian itu didahului dengan Gashuku yakni persiapan fisik, mental dan teknik untuk menghadapi ujian. Hari Jumat dan Sabtu mereka lakukan Gashuku sehingga hari Minggu kemarin telah dilaksanakan yang berjalan dengan baik dan lancar,” ujar dia.

Baca Juga :   SK Pejabat Eselon Ditandatangani Dua Menit Sebelum Pelantikan

Dijelaskan, tujuan digelarnya Gashuku dan UKT ialah untuk mengevaluasi para anggota dalam latihan selama beberapa bulan kebelakang di masing-masing ranting serta guna menyambung tali silaturahmi antara pengurus, pelatih, anggota serta orang tua.

“Kegiatan ini memberikan pembelajaran bahwa karate-do tak sekedar mengajarkan pukulan, tendangan, tangkisan saja, melainkan keseluruhan dalam pola hidup yang mandiri dan bertanggungjawab dalam mengamalkan sumpah karate setiap harinya,” tutur Sekda Belu itu.

Ketua Forki itu menambahkan, sesuai rencana tahun depan 2017 mendatang Kabupaten Belu akan menjadi tuan rumah pelaksana Kejurda Inkai prestasi. Oleh karena itu setelah selesai ujian ini, supaya dipersiapkan atlet dari jauh-jauh hari sebelumnya.

“Atlet harus persiapkan fisik, teknik dan mental sejak dini untuk event tahun depan. Saya punya ambisi supaya kita tuan rumah harus juara umum pertahankan piala utama di Belu,” harap Bere. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top