RAGAM

Air Payau, Warga Alak Mulai Khawatir Kondisi Air PDAM Kota. Baitanu: Buat Sumur Bor Baru

KUPANG, Kilastimor.com-Kualitas air olahan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang mulai dikhawatirkan pelanggan di Kecamatan Alak. Keluhan tersebut menyusul rasa air yang dihasilkan asin (Payau) pada kondisi yang sudah cukup tinggi.

Christian Baitanu

Christian Baitanu

“Kondisi air PDAM Kota Kupang yang diambil dari sumber air sumur bor yang berada di depan kantor Lurah Alak sudah mulai dikeluhkan warga, terlebih warga di RT 03/RW 02 yang menjadi pelanggan PDAM Kota Kupang kepada saya,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Christian S. Baitanu kepada wartawan di Kantor DPRD,Kamis (8/9).

Menurut dia, pengeluhan warga yang merasa khawatir, karena mereka merasa takut terkena penyakit ginjal, karena kadar asing airnya sudah semakin tinggi. Untuk itu masyarakat berharap kepada Pemerintah Kota Kupang melalui PDAM Kota Kupang untuk dapat membantu melalui rencana induk, untuk dapat mencari titik sumber air baru pada wilayah tersebut guna mengatasi persoalan air bersih bagi warga diwilayah Alak.

“Warga yang menjadi pelanggan PDAM di Alak selama ini mengharapkan adanya suatu sumur bor baru yang air tidak payau. Karena untuk sumber air pada wilayah tersebut masih memungkinkan untuk jika dicari menggunakan alat pendektisi sumber air bisa ditemukan titik sumber air,” katanya.
Ia mengaku, akibat dari kadar garam pada air PDAM yang cukup tinggi tersebut, mengakibatkan sambungan jaringan pipa besi ada yang sudah rusak dan terlepas.

Baca Juga :   Riwu Kore: OPD Manfaatkan Medsos untuk Publikasi Pembangunan dan Program Kerja

Sementara Dirut PDAM Kota Kupang,Noldy Mumu mengatakan, akibat kekeringan yang terjadi saat ini ada beberapa titik sumber air yang kualitas airnya terasa payau.
“Dengan kondisi saat ini, kondisi air pada titik sumber air seperti Oeleta dan Alak mengalami penurunan, dan kondisi airnya terasa payau,” katanya. (ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top