RAGAM

Anggaran Jembatan Tualaran dan Lampu Jalan Digeser. Ini Penjelasannya

BETUN, Kilastimor.com-Dinas PU Kabupaten Malaka dalam APBD Perubahan 2016, akan mengerjakan lagi beberapa ruas jalan seperti Leunklot-Wekmidar, Webetun-Wekmurak, Simpang Morukren-Naekasak-Halibot dan dua buah ruas jalan lainnya.
Pengerjaan ruas jalan itu menggunakan dana pembangunan Jembatan Tualaran yang digeser, karena tidak bisa dieksekusi tahun ini. Hal itu disampaikan Kadis PU Kabupaten Malaka, Johanis Nahak kepada wartawan disela acara rapat Banggar DPRD kabupaten Malaka, bersama pemerintah dalam sidang II di Betun, Kamis (21/9/2016).

Logo Dinas PU

Logo Dinas PU

Nahak mengatakan, anggaran murni 2016 sebesar Rp 242 miliar lebih, dan pada perubahan menjadi Rp 251 miliar. Penambahan hanya sedikit, namun lebih banyak pergeseran belanja. Yang bergeser diantaranya, dari irigasi sebesar Rp 1 miliar lebih, sumur bor Rp 6 miliar, lampu penerangan jalan Rp 17 miliar lebih dan jembatan Tualaran Rp 16 miliar lebih.

“Kita geser pembangunan Jembatan Tualaran karena konstruksi bentangannya 80 meter sehingga membutuhkan glagar yang harus dipesan dari Pabrik. Waktunya sangat mepet, sehingga tidak bisa dieksekusi. Jembatan Tualaran dananya kita geser untuk bangun beberapa ruas jalan yakni Leunklot-Wekmidar, Webetun-Wekmurak , Simpang Morukren-Naekasak-Halibot dan dua ruas jalan lagi,” bilangnya.

Dia optimis dalam eksekusi anggaran diatas tidak mengalami keterlambatan karena sambil menanti penetapan anggaran, pihaknya mempersiapkan proses tender supaya tidak mengalami keterlambatan dalam pengerjaannya. (boni)

Baca Juga :   Tanggul DAS Benenain Bebaskan Warga Malaka dari Banjir Tiga Tahun Terakhir
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top