RAGAM

Bupati Malaka: Kami minta Dewan Dukung RPM

BETUN, Kilastimor.com-DPRD Kabupaten Malaka diminta memberikan dukungan bagi pelaksanaan kegiatan Revolusi Pertanian Malaka. Pasalnya, Malaka memiliki potensi pertanian, namun selama ini belum diberi perhatian secara serius untuk dibangun. Baru kali ini paparnya, Pemda memberikan perhatian besar untuk pertanian.

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

“Saya minta dukungan DPRD dan tolong jangan dipolitisir. Jangan mempersoalkan yang tidak-tidak, karena kita memiliki kemauan baik untuk rakyat. Kita semua memiliki kemauan baik untuk membangun wilayah ini sesuai potensi wilayah. Niat yang baik ini jangan dipotong, tetapi kita harus berjuang bersama merealisasikannya untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menjawab pertanyaan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Devi H. Ndolu dalam sidang Paripurna DPRD Kabupaten Malaka pada pembukaan sidang II di Betun, Selasa (13/9/2016).

Dalam kesempatan Pembukaan sidang II itu, Devi Ndolu sapaan karibnya mempertanyakan progres kegiatan Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang menurutnya baru dilakukan pencanangan dan gaungnya masih kurang. Menurut Devi, bagaimana kita bilang revolusi tetapi gaungnya kurang bergema di lapangan.

Bupati Malaka menepis RPM sudah lama bergaung sejak Paket SBS-DA mendeklarasikan diri maju dalam pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Malaka dan sudah disampaikan secara terbuka kepada rakyat melalui kampanye. Implementasinya dilakukan sesuai tahapan yang ada yakni setelah penetapan Perda RPJMD Kabupaten Malaka dimana didalamnya ada kegiatan RPM.

Baca Juga :   Camat Maltim dan Ibu-Ibu Mengusung Patung Bunda Maria. " Ini Perhormatan untuk Bunda Maria"

“Kita memang baru melakukan pencanangan. Gaungnya baru pencanangan dan saat ini kita mulai kerja dilapangan. Definisi operasional revolusi pertanian adalah, upaya yang sungguh-sungguh dengan cara-cara luar biasa dan dalam waktu sesingkat-singkatnya rakyat berkelimpahan makanan. Operasionalnya adalah lahan yang selama ini oleh pemiliknya tidak digarap karena tidak mempunyai kemampuan, maka pemerintah membantu untuk mengolah. Setelah diolah mereka tanam. Supaya tanamnya bagus maka harus diberi bibit yang bagus, dibimbing serta didampingi penyuluh termasuk perawatan dengan pupuk hingga pasca panen. Ya sekarang baru kita mulai. Mau gaung apa lagi? Sekarang kita sudah mulai kerja,” sergahnya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top