RAGAM

Hubungan Kemanusiaan yang Harmonis akan Memperkuat Perdamaian Antar Umat

KUPANG, Kilastimor.com-Upaya mewujudkan perdamaian dalam keberagaman merupakan peran semua pihak, baik masyarakat, kelompok, individu maupun para tokoh agama serta pimpinan agama.
Hal ini dikatakan Ketua MUI ,Abdul Kadir Makarim dalam diskusi soal keberagaman yang diselenggarakan oleh Rumah Perempuan Kupang, di kantor Rumah Perempuan Kupang, Rabu (7/8).

NGO Rumah Perempuan gelar dialog perdamaian antar umat beragama

NGO Rumah Perempuan gelar dialog perdamaian antar umat beragama

Diskusi yang dihadiri selain Kertua MUI NTT, hadir pula beberapa narasumber dinataranya Pdt.Rio FanggidaE, Pdt. Ina Barapah dari Sinode GMIT, Sekertaris WKRI Provinsi, An Kolin dan kelompok perempuan lintas agama dari Kelurahan Nefonaek dan Batuplat.

Abdul Kadir Makarim mengatakan untuk menciptakan perdamaian dalam keberagamanan, peran MUI menjadi sangat penting. MUI sebagai suatu wadah musyawarah para ulama dan cendikiaawan muslim, berusaha terus menerus melakukan tauhidul ummat.
“Upaya untuk menciptakan perdamaian dalam keberagamanan, MUI menyatuhkan umat teruatama pemimpinnya untuk mengalang ukhuwah Islamiyah dan sekaligus mewikili umat Islam dalam hubungan dan konsultasi antarumat beragama,” kata Makarim.

Sementara Pdt Rio FanggidaE dalam materinya suatu upaya merawat toleransi dan keberagaman mengatakan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mesti memainkan peran dalam konteks keberagama dan upaya menciptakan perdamaian. Forum tersebut harus menjembatani perbedaan-perbedaan presepsi diantara para pemimpin umat beragama tentang masalah-masalah tertentu, yang pada giliranya akan berdampak langsung pada tingkat umat maupun masyarakat.

Baca Juga :   Dosen STIKIP Betun: Saya Pukul Marselina karena Sikapnya

Ia menambahkan, pendekatan-pendekatan yang dibangun tersebut merupakan pendekatan non doktrinal yakni dengan mengkedepankan hubungan kemanusiaan menjadi penting dan berharga. Sebab dengan pendekatan tersebut akan menjadi pontensi yang sangat besar dalam upaya kesinambungan untuk menciptakan perdamaian.

Sedangkan Direkstris Rumah Perempuan Kupang, Libby Ratuarat-SinlaeloE mengatakan, upaya mewujudkan kerukunan umat beragama, harus dimulai dengan menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati,dan saling percaya di antara umat beragama. (ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top