RAGAM

Kansas B dan Laron Dipastikan Lolos Lewat Undian Koin

OELAMASI, Kilastimor.com-Kansas B dan Laron di Pool B dipastikan lolos fase kedua. Pertandingan berakhir seri dan waktu sudah menjelang malam, sehingga adu pinalti, berubah menjadi undi koin. Seperti disaksikan kilastimor.com pada Sabtu (4/9), ketika Kansas B berhadapan dengan Laron juga berlangsung sengit. Walaupun sudah dipastikan kedua tim ini lolos, tetapi karena kedua tim ini mencari juara pool dan runner up, sehingga mereka harus bermain ekstra hati-hati.

Tim Kansas dan Laron FC

Tim Kansas dan Laron FC

Kedua tim ini juga menunjukan permainan yang cukup menghibur. Tetapi pada menit ke-9, Yitro dari tim Kansas B dan menit ke-20, Roma dari tim Laron, masing-masing mendapatkan kartu kuning, karena pelanggaran.

Tim Kansas B, dengan pengalaman bermain di beberapa kompetisi di Kota Kupang dan sekitarnya, pada kesempatan ini selalu menunjukan permainan cantiknya. Pada babapk pertama, Kansas B menekan Laron, dengan aksi individu dan permainan cepatnya. Di menit ke-12, memanfaatkan umpan pendek dari temannya, dan dengan skill individu, Galed, salah satu pemain Kansas B, berhasil membobol gawang Laron. Hingga kedua tim turun minum, kedudukan 1-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap menunjukan permainan cantiknya. Tetapi pada menit ke-19, terjadi benturan kecil antaran seorang tim Kansas B terhadap pemain Laron. Dimana seorang pemain Kansas B, ketika hendak menendang bola, seorang tim Laron menghadang, hingga bola mengahantam keras perut pemain Laron. Melihat benturan tersebut, penonton tidak terima, karena menganggap hal itu pelanggaran. Sempat salah satu suporter Laron masuk ke tengah lapangan dan mengancam pemain Kansas B.

Baca Juga :   Ini Alasan Rm. Yosef Gugat Tanah Paroki Bolan yang Dikuasai

Tak terima hal itu, official dan suporter Kansa B melakukan protes kepada panitia dan penyelenggara, bahkan nyaris terjadi adu jotos antara suporter, kedua tim. Melihat hal ini, tim keamanan dari Polsek Semau langsung mengamankan suporter Kansas B dan Laron.

Karena tindakan suporter Laron tersebut, maka panitia langsung mengumumkan, bahwa sesuai denga peraturan pertandingan, dan sempat sudah disampaikan dalam technical meeting, bahwa apabila dalam pertandingan, seorang suporter dari salah satu tim, melakukan keributan, maka tim tersebut di diskualifikasi. Pada kesempatan ini pihak penyelenggara Imanuel Ati Balle, langsung mengumumkan diskualifikasi tim Laron.

Menolak perlakuan suporternya yang tidak bertanggungjawab dan sangat mengancam timnya, Yogi, official Laron langsung meminta maaf dan melakukan sedikit negosiasi kepada pihak panitia dan penyelenggara. Setelah panitia dan penyelenggara melakukan diskusi kecil, maka permintaan maaf tersebut diterima.

Tetapi pihak panitia dan penyelenggara menyatakan bahwa peringatan tersebut adalah yang terakhir, sehingga apabila terjadi kembali masalah yang demikian, maka tim tersebut langsung di diskualifikasi.

Setelah itu, kedua tim melanjutkan pertandingan. Pada menit ke-24 babak kedua, Konstan seorang tim Kansas B, melakukan gol bunuh diri sehingga kedudukan gol berubah menjadi 1-1. Hingga menit terakhir kedudukan tidak berubah, dan hari sudah menjelang malam, yakni pukul : 18 wita, sehingga harusnya kedua tim melakukan adu pinalti. Tetapi atas kesepakatan bersama, yakni antara panitia, penyelenggara wasit dan kedua official, maka adu pinalti diganti dengan cara Undi koin. Pada undian koin ini, juara pool adalah Laron, sedangkan runner up adalah Kansas B. (qrs)

Baca Juga :   Sekda: Kerukunan Umat Beragama Terus Terjaga di Malaka. Kamtibmas juga Kondusif
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top