RAGAM

Kekurangan Ruang Kelas, SDI Fatukoa Kota Kupang Berlakukan Sekolah Pagi dan Siang

KUPANG, Kilastimor.com-Fasilitas Sekolah Dasar (SD) Inpres Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang masih harus ditambah. Sekolah tersebut masih mengalami kekurangan ruang kelas, sehingga perlu ditambah RKB. Akibat kekurangan itu, manajemen sekolah terpaksa menerapkan sekolah pagi dan siang hari.

Komisi IV DPRD Kota bersama Dinas PPO Kota Kupang kunjungi SDI Fatukoa.

Komisi IV DPRD Kota bersama Dinas PPO Kota Kupang kunjungi SDI Fatukoa.

Kepala Sekolah SD Inpres Fatukoa, Johanis Zacharias yang ditemui disekolah mengatakan, akibatnya kelebihan kuota anak didik, pihak sekolah harus membuka sekolah dua shift. Jumlah murid tahun ini cukup banyak di SD Inpres Fatukoa yakni menerima 13 kelas. Tiga kelas diantaranya masuk dalam shift siang. ”Kelas II A dan B ,serta kelas III B yang masuk siang ,” kata Zacharias,

Zacharias menjelaskan, kebijakan itu diambil karena pihaknya hanya memiliki 10 ruangan, sedangkan jumlah murid berjumlah 382 orang. Sekolah pagi dan siang menjadi solusinya.

“Dalam rencana kami, agar tidak ada lagi shift siang, maka kami akan mencoba berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Kupang dan Bagian Tatapem, agar kantor lurah Fatukoa yang lama, bisa dipakai pihaknya untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. “Karena kantor lurah Fatukoa yang baru sudah selesai diserahterimakan, sehingga kontor lurah lama yang masih ada dilingkungan sekolah ini bisa dipakai sebagai ruang kelas,” jelas Zacharias kepada anggota komisi IV DPRD Kota Kupang yang membidangi pendidikan saat itu melakukan kunjungan ke sekolah tersebut, Selasa (13/9).

Baca Juga :   Upsus, TNI Tanam Padi Lima Hektare di Malaka

Pada kesempatan yang sama, Kabid Pendidikan Dasar, Robby A. Ndun yang didamping Kepala Seksi Sarana Prasarana, Tuce Saba mengatakan, terkait hal ini pihak dinas akan segera berkoordinasi dengan Bagian Tatapem, agar bisa mengizinkan gedung kantor lurah Fatukoa yang lama dipakai sebagai ruang kelas.

Sementara itu anggota komisi IV DPRD Kota Kupang, Theodora Iwalde Taek meminta kepada pihak dinas melalui Kabid SD agar dapat percepat proses ini, sehingga tidak ada lagi shift siang bagi murid.

Hal senada juga dikatakan anggota komisi IV lainnya, Yuven Tukung. Dia meminta Dinas Pendidikan harus bisa mempercepat koordinasi ini, agar murid sekolah tersebut, bersekolah pada pagi hari. Jika tidak disikapi, maka pastinya membebani para guru dan juga murid. (ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top