NASIONAL

Lalongkoe: Ketua DPD RI yang Terjaring OTT KPK Sangat Memalukan

JAKARTA, Kilastimor.com-Pengamat Politik dari Universitas Mercu Buana Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe, angkat bicara terkait OTT terhadap Ketua DPD RI, Irman Gusman (IG).
Ketika diminta tanggapannya, Sabtu (17/9), terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, jika benar Ketua DPD RI, Irman Gusman terlibat praktek korupsi, tentu ini suatu tindakan memilukan sekaligus memalukan bagi bangsa ini.

Maximus Ramses Lalongkoe

Maksimus Ramses Lalongkoe

Menurutnya, tahun 2015 lalu saat menghadiri kegiatan Festival Antikorupsi di kota Bandung, Ketua DPD RI, Irman Gusman pernah menyampaikan dengan tegas jika korupsi itu suatu kejahatan luar biasa, sehingga pelakunya harus dihukum seberat-beratnya dan bila perlu harus dihukum mati seperti di negeri China.

“Iya saya juga mendapatkan informasi kalau Ketua DPD RI, Irman Gusman ditangkap KPK melalui Operasi Tangan Tangan Jumat malam. Kalau Dia (IG) benar ditangkap dan terlibat korupsi saya kira tindakan Irman suatu tindakan memilu dan memalukan bangsa ini. Irman inikan pernah omong di Bandung 2015 lalu saat hadiri kegiatan Festival anti korupsi Bandung, dia bilang korupsi itu kejahatan luar biasa maka pelakunya harus dihukum berat bahkan harus dihukum mati seperti di China, kan pernyataannya terbalik dengan situasi yang kita saksikan hari ini,” bilang pria asli Manggarai, NTT itu.

Dosen Komunikasi Politik, Universitas Mercu Buana Jakarta ini menilai, perbuatan korupsi yang dilakukan para pejabat negara ini tidak lebih dari para perampok berdasi yang terus menerus bergentayangan, dan merampok uang rakyat melalui kekuasaan yang mereka miliki. Jika Irman Gusman lanjut pria yang biasa disapa Ramses ini, berpegang teguh pada ucapan sebelumnya dan mau menghargai rakyat Indonesia, semestinya perbuatan melawan hukum ini tidak perlu terjadi apalagi mereka-mereka ini menjadi contoh bagi generasi penerus bangsa ini.

Baca Juga :   Benarkah TULUS Berpeluang Menang di Tiga Kecamatan?

“Saya pikir antara ucapan dan perbuatan sudah tidak sejalan. Contohnya pak Ketua DPD ini, sebelumnya ngomong hukuman mati bagi koruptor kok justeru dia yang lakukan perbuatan itu sekarang. Itu artinya perbuatan korupsi yang dilakukan pejabat negara ini tidak lebih dari para perampok berdasi yang terus bergentayangan dan merampok uang negara melalui kekuasaan yang mereka miliki”, tegas Ramses yang juga jurnalis itu.

Diberitakan, Sabtu dini hari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan dan kali ini menimpa Ketua DPD RI, Irman Gusman bersama sejumlah orang di rumah dinasnya. Saat ini penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah nama yang ikut ditangkap KPK. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top