RAGAM

Pemerintah Gandeng Gereja Bina Anak Jalanan dan Pemuda di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Dinas Sosial akan menggandeng gereja melakukan pembinaan mental bagi anak terlantar, anak jalanan, anak nakal dan generasi muda Malaka, agar bisa mandiri dan mendukung program pembangunan.
Sasaran program itu pada anak-anak muda yang tersebar pada 17 Paroki di Dekenat Malaka.

Yosef Parera

Yosef Parera

Pemerintah akan melakukan pembinaan secara berkelompok dan berpindah sesuai kondisi geografis paroki. Setelah dibina anak-anak muda diintervensi program, agar mandiri dalam hal ekonomi.
Hal itu disampaikan Kadis Sosial Kabupaten Malaka, Yoseph Parera kepada wartawan disela acara Pembinaan Mental bagi anak terlantar, anak jalanan, anak nakal dan generasi muda Kabupaten Malaka di Aula Dekenat Malaka di Betun, Jumat (9/9/2016).

Yoseph mengatakan saat ini pihaknya melakukan pembinaan mental bagi generasi muda di tiga paroki yakni Paroki Bolan, Paroki Kamanasa dan Paroki Betun yang berpusat di Kota Betun, dengan jumlah peserta 60 orang. “Kita akan berpindah ke paroki lain dan kita akan gabungkan beberapa paroki yang berdekatan agar pelaksanaannya lebih efektif dan efisien,” terangnya.

Khusus di Paroki Biudukfoho, ungkapnya, pihaknya akan lakukan tersendiri karena jaraknya jauh dari paroki tetangga.

Parera mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan berupa pembinaan mental bagi anak terlantar, anak jalanan, anak nakal dan generasi muda Malaka. Menurutnya, sasaran tugas Dinsos, bagaimana membuat orang keluar dari permasalahan kesejahteraaan sosial dan tidak mengalami masalah di bidang sosial kemasyarakatan. “Anak-anak jangan dibiarkan terlantar karena mereka termasuk penyandang masalah kesejahteraan sosial. Tugas pemerintah bagaimana membina mereka keluar dari permasalahan itu untuk menjadi potensi pembangunan di Kabupaten Malaka,” tambahnya.

Baca Juga :   Warga Desa Letneo Selatan Pertanyakan Penanganan Dugaan Penyimpangan Dana Desa ke Kejari TTU

Parera mengatakan melalui kegiatan itu akan meningkatkan kemampuan mereka untuk memajukan dan membangun Malaka. Mereka yang dilatih akan diberi bantuan berupa ternak supaya bisa mandiri meningkatkan pendapatan keluarga.

Untuk saat ini urai dia, Dinsos masih jajaki dengan Plan Internasional. “Baru saja Plan datang dan kita baru membangun komunikasi dan penjajakan awal. Saat ini Pemda Malaka juga menggelar program revolusi pertanian. Kalau pemuda itu disiapkan dengan baik, sangat membantu mensukseskan kegiatan dan program revolusi pertanian di Malaka. Potensi pemuda perlu dioptimalkan. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top