RAGAM

Pemkab Malaka Harus Tempatkan Petugas Pintu Air di DI Weliman

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka harus berkoordinasi dengan Pemprov NTT untuk menempatkan petugas penjaga pintu air di Daerah Irigasi Weliman. Pasalnya, dari 15 pintu yang ada, penjaga pintu airnya belum ada dan masih dipinjam dari tenaga daerah milik Bendung Benenain, sehingga dalam melakukan pengawasan kurang optimal karena ada saja yang bolong.
Selain itu pemerintah perlu menyiapkan 3 unit kendaraan bermotor untuk juru pengairan 3 orang untuk kiri dan kanan untuk memperlancar pekerjaannya. Daerah Irigasi Malaka jangkauannya 102 km dari Rabasa-Loofoun hingga kobalima Lakekun–Kada, sehingga memperlancar pengecekan pintu dan saluran air.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Malaka Fraksi Hanura, Doddy Tei Seran kepada wartawan di Betun, Senin (26/9/2016).

Bendung Benenain

Bendung Benenain

Disebutkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di lapangan ternyata Daerah Irigasi (DI) Weliman memiliki 15 pintu air untuk sayap kiri dan kanan serta tengah, namun belum ada tenaga khusus yang ditempatkan disana.
Menurut informasi untuk sementara DI Weliman dijaga dan dirawat tenaga dari daerah dan juga dari tenaga Pintu Air milik Bendung Benenain. Daerah Irigasi Weliman itu menjadi kewenanga propinsi sehingga kita harapkan ada koordinasi yang baik antara pemkab Malaka dengan propinsi guna penempatan tenaga pintu air dan ditunjang dengan fasilitas kendaraan yang memadai.

Doddy mengatakan, selama ini petugas pintu air di DI Weliman belum ada personil sendiri yang diurus propinsi. Selama ini petugas kita pakai petugas pintu air yang di SK kan dari pusat. Provinsi perlu sediakan petugas sendiri sehingga bisa fokus melakukan pemeliharaan di masing-masing pintu.

Baca Juga :   22 KK di Desa Asumanu Dimasukan Sebagai Penerima JPS Kabupaten Belu

Juru pengairan jalur kanan, Domi Suri 15 secara terpisah kepada wartawan mengatakan DI Weliman melayani 1.089 ha sawah dengan rincian, Weliman kiri dari Haitimuk-Kleseleon –Naas dan Maktihan memiliki lima pintu Air yang melayani 545 hektare sawah. DI Weliman Kanan dari Haitimuk-Laleten-Lakulo-Loofoun-Bateti melayani 7 pintu dengan luas sawah 454 ha. Bagian Tengah BU1, BU2 dan BU3 memiliki 3 pintu.

Domi mengatakan, Pemprov NTT sudah menjanjikan saat pelatihan P3A di Malaka belum lama ini untuk menempatkan tenaga P3A tahun depan. Untuk sementara penanganannya di DI Weliman menggunakan petugas dari Bendung Benenain sehingga tetap bolong. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top