EKONOMI

Pemkab Malaka Sertakan Modal di Bank NTT Rp 50 Miliar

BETUN, Kilastimor.com-Penyertaan modal Pemkab Malaka di Bank NTT direncanakan Rp 50 miliar selama lima tahun.
Penyertaan modal itu akan dilakukan bertahap sesuai ketersediaan dan kemampuan keuangan daerah.

Donatus Bere

Donatus Bere

Setiap tahun akan dialokasikan anggaran melalui kinerja APBD Malaka. DPRD sudah menyetujui rencana itu dan pada saat asistensi di Provinsi tidak mengalami perubahan sehingga bisa ditindaklanjuti.

Dalam perubahan anggaran tahun ini kalau masih ada dana, maka kita akan alokasikan anggaran untuk penyertaan modal walau jumlahnya belum optimal. “Yang jelas harus kita perhatikan karena sudah mendapatkan persetujuan DPRD dan Provinsi,” jelas Sekda Malaka, Donatus Bere kepada wartawan di Kebun Sirih Atokama-Desa Angkaes-Kecamatan Weliman, Minggu (4/9-2016).

Secara keseluruhan, papar dia, konsultasi di Provinsi tidak mengalami perubahan yang sifatnya substansif. Yang jelas semua konsultasi berjalan baik dan diharapkan pekan depan sudah ditetapkan setelah ada perbaikan-perbaikan yang diperlukan.

Khususnya Ranperda Penyertaan Modal di Bank NTT sebanyak Rp 50 miliar selama lima tahun sudah disetuju dan tidak mengalami perubahan saat dilakukan konsultasi. Kalau sudah ditetapkan maka akan ditindaklanjuti. “Kita lihat dalam perubahan anggaran tahun ini bila masih ada dana maka kita akan sisihkan untuk penyertaan modal itu,” timpalnya.

Pada saat konsultasi bersama dewan di Propinsi, Biro Keuangan propinsi menyarankan supaya dana yang sudah dianggarkan dalam APBD baik dalam APBD murni dan perubahan supaya tetap dieksekusi.

Baca Juga :   Esthon Foenay Himbau Warga Malaka Amankan Pilkada

Tahun 2015 anggaran yang dialokasikan hanya Rp 5 hingga Rp10 juta dan tidak direalissikan SKPD, sehingga dalam tahun-tahun mendatang supaya dalam penganggaran harus mempertimbangkan supaya dapat dieksekusi. Anggarkan jangan terlalu kecil supaya bisa dieksekusi. Anggaran 2015 banyak yang tidak direalisasi mungkin karena terlalu kecil atau pimpinan SKPD yang enggan mengeksekusi terutama pada dinas PKPO. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top