RAGAM

Penambahan CPNSD K-2 dari Belu, Tidak Mengurangi Tenaga Kontrak di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Penambahan CPNS K-2 sebanyak 225 orang dari kabupaten Belu ke Kabupaten Malaka, tidak mengurangi tenaga kontrak daerah.

“Kebutuhan kita masih banyak karena ada penambahan perangkat daerah. Kita masih lakukan kajian. Kalau memang masih butuh maka kita akan rekrut lagi tenaga kontrak untuk memperlancar tugas-tugas perangkat daerah. PNS kita di Malaka saat ini baru 200 orang lebih, sementara sesuai mandat PP 18/2016 harus melakukan penataan organisasi. Kalau memang kita masih butuh kenapa kita tidak rekrut? Kita akan lakukan apapun untuk melancarkan tugas Perangkat Daerah dan pelayanan yang optimal kepada rakyat,” kata Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan disela acara penyerahan 225 CPNSD dari Pemda Belu kepada Pemda Malaka di Betun, Jumat (16/9/206).

Bupati Malaka dan jajarannya, pose bersama Bupati, Wabup dan Sekda Belu di Kantor Bupati Malaka.

Bupati Malaka dan jajarannya, pose bersama Bupati, Wabup dan Sekda Belu di Kantor Bupati Malaka.

Yang jelasnya, saat ini bagian organisasi masih melakukan kajian kebutuhan tenaga, sehingga bila ada kekurangan maka harus direkrut untuk memperlancar semua tugas. “Kita masih melakukan penataan organisasi dan masih melakukan perhitungan terhadap ketenagaan sehingga bisa klop agar bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada rakyat,” tambahnya.

Ketika ditanya wartawan terkait rencana penempatan CPNS K2 Belu, Bria direncanakan hari senin depan sudah dipekerjakan di Malaka. Sesuai kesepakatan gaji mereka tetap dibayar di Belu sampai dengan bulan Desember tahun ini. “Kita akan mengatur semuanya dengan Pemda Belu sehingga proses pembayaran berjalan baik dan tidak merugikan CPNS,” tutur dia.

Baca Juga :   Sepekan Lagi, Pelayanan KTP-e akan Berjalan Normal

Dikatakan, formasi itu diberikan karena posisi mereka saat itu di Malaka. Hanya diusulkan di Kabupaten Belu tetapi lokasinya di Malaka. Jadi setelah diangkat maka harus dikembalikan ke Malaka. Ini langkah bagus dan perpindahan P3D harus melalui Gubernur, karena lintas kabupaten. Bupati Belu akan mengusulkan ke Gubernur untuk mendapatkan SK Penempatan di kabupaten Malaka.

Bupati Belu, Willy Lay saat penyerahan CPNSD K2 itu mengatakan akan memfasilitasi urusan CPNSD K2 hingga tuntas. “Sebagai Kabupaten induk kita berkewajiban mengurus semua proses pemindahan ke Malaka hingga tuntas,” katanya.

Seharusnya proses pemindahan ini dilakukan setelah semuanya 100 persen, namun atas permintaan dan Kebutuhan Pemda Malaka maka penyerahan ke Malaka untuk memperkuat jajaran disini. “Kita akan urus semua proses administrasinya di Propinsi supaya segera dialihkan ke Malaka melalui SK Gubernur NTT. Gaji mereka hingga bulan Desember tahun ini akan dibayar dari Pemda Belu, dan secara teknis akan diatur lebih lanjut dengan Pemda Malaka,” pungkasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top