EKONOMI

Potensial, Pemda Malaka Diminta Bangun Irigasi di Lamea dan Taberek

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka diminta memprogramkan pengerjaan saluran irigasi di Desa Lamea dan saluruan Irigasi Taberek di Desa Alkani Kecamatan Wewiku. Pasalnya, kedua daerah irigasi itu sangat potensial mengairi ribuan hektar lahan masyarakat di wilayah itu.

Logo Kabupaten Malaka

Logo Kabupaten Malaka

“Kita minta kepada Dinas PU Malaka agar melakukan survey terkait pengerjaan saluran permanen pada kedua sumber mata air disana. Kita akan perjuangkan melalui lembaga dewan saat pembahasan anggaran murni tahun 2017 pada sidang III mendatang,” ungkap Anggota DPRD Kabupaten Malaka Fraksi Gerindra, Krisantus Yulius Seran kepada wartawan di Betun, Senin (26/9/2016).

Pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi ternyata kedua sumber mata air itu cukup potensial untuk mengairi daerah persawahan di kedua desa diatas. Pemerintah tinggal sentuh dengan pembangunan saluran permanen untuk membantu masyarakat mendapatkan air secara teratur.

Potensi air di Desa Lamea cukup besar namun belum dilengkapi saluran permanen. Masyarakat secara swadaya membangun saluran darurat untuk mengairi areal persawahan. Sumber air disana cukup besar dengan bentangan 300 meter lebih.
Pada musim kedua tahun ini, masyarakat menggarap sekira 30 ha lebih. Kalau saluran permanen itu dibangun maka bisa melayani 1.200 ha sawah sampai pinggiran laut.

Di Taberek juga bilangnya, perlu dibangun irigasi permanen untuk melayani 500 hingga 1.000 hektar. Pada musim kedua masyarakat di Taberek aktif menanam padi seluas 40 ha lebih. Kalau ditingkatkan dengan irigasi permanen maka bisa melayani 1.000 ha keatas. “Irigasi itu bisa ditangani kabupaten. Daerah disana sangat potensial untuk pengembangan pertanian,” tutupnya. (boni)

Baca Juga :   Partai Golkar TTU Harus Jawab Kebutuhan Masyarakat
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top