RAGAM

Tarian Sanggar Manukakae Diapresiasi

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran memberikan apresiasi kepada sanggar Manukakae –SMAN Harekakae yang tampil sangat baik dalam pembukaan pencanangan Kegiatan RPM di Kletek.

Bupati dan Wabup Malaka

Bupati dan Wabup Malaka

Tarian likurai, bidu yang ditampilan anak-anak merupakan karya seni yang patut diapresiasi dan dilestarikan. Itu menandakan bahwa orang Malaka menghargai budayanya sendiri, menunjukkan semangat dan jati diri orang Malaka melalui karya-karya seni yang ditampilkan. “Saya bangga karena generasi muda Malaka sangat responsip terhadap karya seni dan budaya. Kita dikebun saja diterima dengan tarian adat, apalagi kalau ke rumah adat. Kearifan lokal seperti itu yang perlu dibangun dan dikembangkan bagi generasi muda kita ke depan sebagai modal membangun Rai Malaka,” sebut Bria Seran.

Dikatakan, dirinya sangat bergembira karena generasi muda Malaka bisa memberikan penampilan terbaik dalam berbagai ajang pertemuan resmi dan non resmi di wilayah ini.

“Terima kasih banyak kepada Kepala SMAN Harekakae bersama jajarannya karena dengan caranya sendiri telah membimbing dan menanamkan hal-hal baik kepada siswa sebagai generasi penerus Malaka sehingga bisa memberikan penampilan terbaik dalam pertemuan hari ini. Saya senang dan bangga sekali hari ini karena kita dikebun saja diterima dengan menari, apalagi ke rumah adat. Bapak-ibu dosen bisa melihat sendiri bagaimana generasi muda Malaka bisa menerima kita dengan menari. Pak Marthen , lihat sendiri ke kebun saja anak-anak bisa terima kita dengan menari. Ini hal yang sangat luar biasa sehingga perlu dikembangkan dan ditanamkan kepada generasi muda Malaka agar mencintai budayanya sendiri,” bilangnya.

Baca Juga :   Dampak Kekeringan Terhadap Tanaman Pangan di Malaka Mencapai 80 Persen

Melalui ekspresi seni yang ditampilkan bisa menimbulkan semangat bekerja, semangat juang serta semangat membangun, harapan baru untuk berkarya dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat. Tampilan seperti itu merupakan ekspresi seni dan karya budaya yang harus dilestarikan dari waktu ke waktu sebagai bentuk kekayaan orang Malaka.

Orang Malaka tidak hanya kaya potensi lahan yang subur tetapi kaya akan budaya lokal yang mampu menumbuhkan semangat juang untuk hidup dan bekerja melalui bidang tugasnya masing-masing. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top