RAGAM

Tata Gua Maria Tubaki, Pemkab Malaka Bantu Rp 1 Miliar

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk penataan jalan dan penataan fisik Gua Maria Lourdes Tubaki-Betun. Selain itu, untuk melancarkan kegiatan Perarakan Besar Malaka tahun 2016 Pemda Malaka membantu anggaran sebesar Rp 250 juta guna melancarkan semua aktifitas dan kegiatan yang direncanakan seputar Perayaan Perarakan Besar Malaka.

Petrus Bria Seran

Petrus Bria Seran

Kedepan, akan ditata jalan menuju Gua Maria Tubaki dan didalam areal Gua untuk memberikan kenyamanan kepada para pesiarah agar bisa melaksanakan siarah dan ibadah dengan baik selama perarakan. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pastoral Dekenat Malaka, Petrus Bria Seran disela acara Perarakan Patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus keliling Malaka di Betun, Kamis (1/9/2016).

Penataan jalan di luar dan didalam Gua Maria Lourdes Tubaki adalah perintah Bupati Malaka dan eksekusinya melalui dinas teknis. Pemerintah melihat bahwa sarana menuju Gua Maria perlu ditata dan diperbaiki terutama akses jalan masuk dan jalan keluar sehingga memberikan kenyamanan kepada pesiarah saat berkunjung ke areal Gua. “Pak Bupati minta supaya jalan keluar masuk ditata secara bagus dan jalan didalam gua juga harus ditata sehingga bisa memberikan kenyamanan saat umat Katolik bersiarah,” bilangnya.

Hari ini, timpalnya, sudah dibuka kegiatan Perarakan besar Malaka ditandai misa kudus untuk melepas Patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus mengunjungi 17 Paroki di dekenat Malaka. Selanjutnya ada beberapa aktifitas yang memeriahkan perarakan besar Malaka untuk memperat rasa persaudaraan berupa kegiatan olah raga dan kesenian.

Baca Juga :   Compared - Realistic Plans For college essay writing services essaysrescue

Salah satu kegiatan di bidang olahraga yang dijalankan tahun ini yakni lomba sepeda gembira yang dimulai dari Motamasin-Kecamatan Kobalima Timur dan bermalam di Lamea-Kecamatan Wewiku. Keesokan harinya kita lanjutkan rutenya dimulai dari Lamea-Webriamata- Besikama- Sukabilulik- Manumutin-Bolan dan kembali ke dekenat Betun. “Kita tradisikan olahraga sepeda supaya generasi yang ada di wilayah dataran Motamsin–Lamea kalau bisa anak ke sekolah bersepeda. Di Jogya saja bisa kenapa kita di dataran Malaka tidak melakukan itu? Mulai dari Bupati/wakil Bupati, pimpinan SKPD, kepala sekolah semua bersepeda. Dengan bersepeda kita menanamkan kepada generasi muda Malaka supaya hidup sehat dan bisa menanamkan ramah lingkungan karena polusi yang ditimbulkan kendaraan berkurang,” pungkasnya. (boni))

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top