RAGAM

Tekan Defisit Anggaran, DPRD Malaka Sarankan Penghematan Belanja

BETUN, Kilastimor.com-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Malaka tetap membangun kerja sama dengan pemerintah, agar dalam pembahasan KUA PPAS Perubahan 2016, agar defisitnya tidak lebih dari tiga persen sesuai mandat Peraturan Menteri Keuangan RI.

Devi H. Ndolu

Devi H. Ndolu

Wakil Ketua DPRD Malaka, Devi H. Ndolu, Rabu (22/9) kemarin mengemukakan, dalam pembahasan APBD Perubahan, pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak eksekutif, agar dalam perubahan itu bisa menghemat belanja sehingga target itu bisa tercapai.

Diharapkan, sidang Banggar diharapkan selesai untuk dilanjutkan pada agenda sidang yang lain. Sidang Banggar cukup baik, karena dihadiri seluruh Perangkat Daerah. Dalam waktu dekat sudah selesai. “Dalam sidang perubahan kita gunakan KUA sebagai acuan untuk membuat RKA yang akan dituangkan dalam RAPD Perubahan,” terangnya.

Dalam proses sidang di Banggar, legislatif dan eksekutif bersama-sama menjaga supaya defisitnya tidak lebih dari tiga persen sesuai mandat Permenkeu. “Kita masih menjaga diposisi tiga hingga empat persen defisit. Kalau kita punya niat untuk taat asas hukum, maka kita harus hemat melakukan belanja pada perubahan APBD,” terangnya.

Strategi yang ditempuh, ungkapnya, melakukan kajian secara baik untuk melakukan penghematan belanja. “Kalau belanjanya tidak terlalu mendesak dilakukan, maka bisa ditunda supaya posisi 3 persen defisit bisa dicapai. Kalau kebutuhannya tidak terlalu mendesak maka akan ditunda ke APBD murni 2017. (boni)

Baca Juga :   Kapolres Kupang Minta Maaf Atas Perlakuan Anggotanya Terhadap Wartawan Kilastimor
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top