RAGAM

Tingkatkan Serapan Anggaran, Tender Proyek Dilakukan Sebelum Penetapan APBD 2017

BETUN, Kilastimor.com-Terobosan baru benar-benar dilakukan Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Stefanus Bria Seran-Daniel Asa (SBS-DA).

Untuk menyiasati penyakit keterlambatan penyerapan APBD, maka pemerintah akan melakukan terobosan baru yakni akan melakukan tender sebelum penetapan APBD 2017. Setelah penetapan APBD 2017, baru dilakukan penandatanganan kontrak.
Langkah itu harus diambil, karena tidak bertentangan dengan regulasi dan guna mempercepat serapan APBD 2017, agar tepat waktu dan tidak mengalami keterlambatan.

Logo Kabupaten Malaka

Logo Kabupaten Malaka

“Kita sudah komit lakukan itu dan kita minta supaya para Kepala SKPD tidak main-main. Kalau main-main maka kita langsung copot supaya tidak jadi penghambat,” tegas Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam pelaksanaan Sidang II di DPRD Kabupaten Malaka di Betun belum lama ini.

“Saya cemas sekali dengan realisasi APBD tahun 2016, karena itu penyakit bawaan, dimana dalam tahun berjalan baru tender. Saya sudah minta dan rancang APBD 2017 supaya ditenderkan 2016. Paket-paket yang sudah diusulkan bisa ditenderkan sebelum penetapan APBD. Tanda tangan kontrak akan dilakukan setelah penetapan APBD. Kepala yang kerjanya main-main akan dicopot, karena Bupati dan Wakil Bupati yang melakukan perjanjian kerja dengan rakyat,” tuturnya.

Paket SBS-DA sangat serius dan konsisten dan apa yang dibicarakan harus sama dengan apa yang dilaksanakan. “Kami sangat serius dan tidak ada tipu-tipu sehingga kita minta keseriusan berbagai pihak terutama SKPD,” tuntasnya. (boni)

Baca Juga :   Panti Jompo Terbakar, 38 Kakek-Nenek Tewas
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top