EKONOMI

Upsus, TNI Tanam Padi Lima Hektare di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-TNI, Pemerintah bersama rakyat bergandengan tangan dan bersinergi untuk mewujudkan program swasembada pangan yang dicanangkan Pempus. Dalam rangka swasembada pangan itu, TNI dan rakyat melakukan penanaman padi pada lahan lima hektar dan diprediksi sampai akhir tahun 2016 bisa mencapai 200 hektar, dengan target produktifitas per ha sebanyak 6 ton.

“Kita yakin hal itu bisa tercapai karena dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka cukup bagus dan rakyat juga cukup responsif dalam program itu,” sebut Dandim 1605 Belu, Letkol inf. M. Nanang Nazmudin, SE. MM disela acara pencanangan penanaman serentak tanaman padi di Desa Haitimuk-Kecamatan Weliman, Jumat (23/9/2016).

Upsus, TNI tanam padi lima hektare.

Upsus, TNI tanam padi lima hektare.

Nanang mengatakan, program gerakan tanam serentak di seluruh Indonesia, dilaksanakan 19-24 September. “Di Malaka kita jalankan Jumat ( 23/9). Ini salah satu program swasembada pangan yang digagas Pempus melalui Kabinaet Indonesia Hebat. Yang kita tanam 5 hektar disesuaikan dengan kesiapan lahan dan air irigasi. Dalam tahun ini kita akan tanam 200 hektar,” ungkapnya.

Disamping itu, pihaknya juga punya program cetak sawah tahun ini. Diharapkan swasembda pangan bisa terwujud di Indonesia dan finalnya harus berhenti ekspor pada tahun 2017 sesuai harapan pempus.

Dia menghimbau kepada seluruh komponen bangsa agar mensukseskan program swasembada pangan yang dicananangkan pemerintah pusat. “Apa yang bisa kita lakukan maka perlu kita lakukan. Itu semata untuk diri kita sendiri dan anak cucu kita. Kita perlu manfaatkan lahan tidur untuk diolah, diolah dan diolah untuk ditanami . Potensi lahan kita sangat subur dan luas. Kalau kita tidak olah maka rakyat sendiri yang rugi . Rakyat harus manfaatkan lahan untuk kerja. Jadi kita harus kerja, kerja dan kerja. Disini banyak lahan tidur yang belum diolah. Secara sepintas kita lihat baru 20 persen lahan yang diolah dan ditanam warga. Kalau diolah semua maka Malaka bisa menjadi lumbung panganyang disegani di NTT,” ujarnya.

Baca Juga :   Plt Wali Kota: Pejabat Pemkot Kupang Harus Profesional

TNI sangat mendukung masyarakat. Dalam segala keterbatasan TNI akan tetap melakukan pendampingan dan pengawalan serta memotivasi dan mendorong masyarakat agar bekerja, bekerja dan bekerja. “Kita komit mendukung Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Malaka. Kita lakukan tugas pendampingan melalui program upaya khusus (UPSUS), penanaman serentak dan cetak sawah. Kita bersinergi dengan pemerintah dan siap melakukan pendampingan . Untuk revolusi pertanian Malaka kita siap kawal jika pemerintah daerah selalu berkoordinasi dengan TNI. TNI bisa melakukan pengawalan untuk pembagian dan pengaturan air dan hal lain untuk melancarkan pelaksanaan kegiatan revolusi pertanian Malaka di Kabupaten Malaka. Untuk saat ini kita sudah intruksikan supaya TNI melalui Koramil dan Babinsa melakukan pendampingan bagi petani di lapangan,” tuntasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top