RAGAM

Waspadai TPPO di NTT. Sekolah Harus Sosialisasikan Human Trafficking

‘Kami merasa senang atas kegiatan kampanye akbar ini dapat terlaksana secara baik dan dapat memberikan manfaat dan pemahamana secara baik bagi anak-anak. Karena Kota Kupang merupakan salah satu dari 26 kota di Indonesia yang menggelar kampanye akbar pencegahan tindak pidana perdagangan orang. Untuk itu saya memberikan apresiasi kepada Pemkot Kupang yakni walikota Kupang, DPRD dan Rumah Perempuan Kupang serta semua anak-anak yang hadir dalam kegiatan kampanye akbar ini,” kata Cecep.

Sementera itu Walikota Kupang, Jonas Salean dalam sambutanya mengatakan, kasus perdagangan orang saat ini banyak sekali peran dan modus yang dilakukan oleh orang dengan sasaran pada remaja terutama anak-anak yang masih usia sekolah, terlebih anak remaja kelas I hingga kelas III SMA.
Sehingga melalui kampanye ini kira dapat para anak-anak sekolah dapat mengikuti secara baik, karena dari 22 kabupaten/kota yang ada hanya hanya Kota Kupang yang dipilih jadi kota pelaksana kegiatan kampanye akbar ini.

Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Kampanye Akbar Pencegahan TPPO, yang juga Direktris Rumah Perempuan Kupang, Libby Ratuarat-SinlaeloE mengatakan, saat ini Kota Kupang telah dibentuk enam gugus tugas di enam kecematan di Kota Kupang, sehingga informasi harus cepat disampaikan kepada masyarakat dan sekolah.

Kata Libby, Kota Kupang adalah kota transit, karena itu langka pencegahan tindak pidana perdagangan orang perlu dilakukan sejak dini.Sehingga tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan respon berbagai pihak dalam mengkampanyekan trafficking,serta meningkatkankan pemahaman kepada masyarakat pada masyarakat dan sekolah.

Baca Juga :   Tahapan Pilbup Belu Tertunda Akibat Anggaran

Kota Kupang merupakan kota transit dari seluruh NTT, karena itu, perlu dilakukan pencegahan secara dini terhadap TPPO. (ify)

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top