RAGAM

Alumni Universitas Timor-Timur Reuni di Atambua

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sekira 50 Alumni Universitas Timor-Timur (Untim) angkatan 1986 sampai 1997 menggelar reuni di Kabupaten Belu, Timor Barat, perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Alumni Untim pose bersama

Alumni Untim pose bersama

Acara temu kangen pasca terpisah 19 tahun silam itu berlangsung di Gedung Betelalenok, Sabtu (29/10/2016) malam. Tema reuni dengan semangat sapientia et verietas kita tingkatkan rasa solidaritas alumni Untim.

Hadir pada acara malam kebersamaan alumni Untim, Bupati Belu, Ketua Komisi V DPR RI, Rektor Universitas Timor (Unimor) Kefa bersama Dosen, mantan Dosen Untim, Ketua DPRD Belu, Ketua TP PKK Belu, alumni dari Belu, TTU, Malaka, Alor dan Jakarta serta tamu undangan.

Acara yang digelar sejak Jumat 28 Oktober itu menghasilkan satu kesepakatan yakni membentuk tim formatur Ikatan Alumni Universitas Timor-Timur Indonesia (Inamor). Ketua umum Inamor Farry Francis bersama struktur pengurus langsung dikukuhkan oleh Rektor Unimor Kefa Sirilius Seran.

Farry Francis dalam sambutan mengatakan, acara reuni malam ini untuk menyatukan, mempertemukan para alumni Untim yang telah sekian lama tidak bersama dan malam ini kita disatukan kembli setelah sekian lama. Memang kita tidak pernah bersama dengan alumni sekarang, tapi kita pernah menjadi satu rahim ibu yakni lahir dari Untim.

“Untim adalah rumah besar kita. Meski bangunan sudah tidak terwujud tapi nilai dan spirit tetap hidup dalam tubuh alumni. Satu kebanggaan dari rahim almamater ini melahirkan dua universitas besar yakni, Unimor di Kefa dan UNTL di Dili,” ujar alumni Untim angkatan 86 itu.

Baca Juga :   Pemda Malaka Siapkan Simulasi Tes CPNS

Menurut Ketum Inamor, malam kebersamaan alumni Untim ini momen juga kesempatan untuk menghidupkan semangat almamater untuk bersolidaritas, bela rasa untuk bangun hidup lebih baik. Alumni Untim merupakan aset dan tekad harus bermanfaat tidak saja bagi almater tapi juga bagi warga di perbatasan Belu.

“Ikatan alumni Inamor adalah bagian dari ikatan alumni. Ikatan ini belum fiks, kita baru bentuk tim formatur nanti akan duduk bicara dengan dengan alumni di Timor Leste sehingga bisa menyatukan persepsi,” ujar Farry.

Bupati Belu, Willy Lay mengatakan, ini merupakan satu bagi kami Kabupaten Belu yang dipilih untuk melakukan acara reuni alumni Universitas Timor-Timur. Banyak rencana yang ingin dibuat terutama di perbatasan Belu, dan reuni ini bukan sekedar berkumpul-kumpul.

“Alumni ini lahir dari satu rahim Untim dan kita juga sepakat akan lahirkan anak-anak yang hebat. Untim sudah besar tapi rohnya masih ada di Atambua dan harus kita hidupkan kembali,” tandas Lay.

Diharapkan, dengan terbentuknya tim formatur ikatan alumni untim Indonesia yang telah dikukuhkan bisa membuat kepengurusan yang lebih solid, sehingga reuni ini bermakna dan ada lagi reuni-reuni di masa mendatang yang lebih besar.

Rektor Unimor Kefa, Sirilius Seran mengungkapkan, reuni malam ini menjai suatu momentum yang lebih bagus bagi kita yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Pertemuan ini penting supaya kita tidak lupa satu sama lain, tapi juga penting jika kita berbuat sesuatu yang berguna bagi masyarakat.

Baca Juga :   Wali Kota Kupang Siap Gelontorkan Dana untuk Penanganan COVID-19

“Ini adalah suatu kekuatan besar, modal besar bagi alumni Untim. Mari kita diskusi bersama-sama apa yang harud dibuat, supaya reuni alumni malam ini memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Unimor selalu mendukung, mari kita satukan apa yang akan kita buat untuk masyarakat di daerah perbatasan,” ungkap Seran. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top