POLITIK

Benu: Plt. Wali Kota Kupang dari Pemprov NTT

KUPANG, Kilastimor.com-Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 74 tahun 2016 mwajibkan kepala daerah yang ikut Pilkada untuk cuti di luar tanggungan negara untuk berkampanye. Dengan wajib cuti tersebut, maka harus diusulkan penjabat, termasuk Kota Kupang.
Sekretaris Kota (Sekot) Kupang, Bernadus Benu yang dikonfirmasi mengenai pelaksana tugas Wali Kota Kupang mengaku, pihak Pemkot Kupang belum melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT perihal tentang calon Plt. Wali Kota Kupang.

Bernadus Benu

Bernadus Benu

“Walikota baru melakukan cuti pada 24 Oktober mendatang. Masih ada tenggang waktu selama 14 hari, sehingga dalam satu atau dua hari mendatang, kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi soal calon Plt. Wali Kota,” Ujar Benu kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Senin (10/10) kemarin.

Menurut dia, paling lambat tujuh hari sebelum adanya penetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang nama Pasangan Calon Wali Kota dan Wawali Kupang, 24 Oktober 2016 mendatang, Gubernur wajib untuk mengajukan Tiga Plt ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Nama yang diusulkan Gubernur nantinya haruslah tiga nama pejabat yang merupakan Pejabat Pratama tingkat Provinsi NTT. Tiga nama tersebut bukanlah berasal dari Pemerintah Kota, melainkan dari Provinsi, dan ditentukan Kemendagri untuk mengambil alih kepemimpinan sementara dalam di Kota Kupang dalam masa Pilkada Kota Kupang mendatang,” ujarnya.

Menurut Sekda, jika Wali Kota Kupang, Jonas Salean yang merupakan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Hermanus Man yang juga merupakan Bakal Calon Wakil Wali Kota dari Paket Firmanmu, telah mendapatkan izin cuti, maka dengan sendirinya tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas negara yang berkaitan dengan jabatan mereka. (ify)

Baca Juga :   OMK St. Petrus Tukuneno Luncurkan Kafe ESTRIBI
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top