EKONOMI

Buka Pameran Pertanian, Bupati Kupang Minta Setiap Desa ada Taman Eden

OELAMASI, Kilastimor.com-Sebagai ajang untuk menunjukan berbagi produk unggulan pertanian, 24 kecamatan se-Kabupaten Kupang berpartisipasi dalam Pameran Produk Unggulan Daerah Tingkat Kabupaten Kupang yang dibuka pada Selasa (4/10). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Kupang.

Suasana pembukaan pameran pertanian di Kabupaten Kupang.

Suasana pembukaan pameran pertanian di Kabupaten Kupang.

Bupati Kupang, Ayub Titu Eki ketika membuka kegiatan ini mengatakan, pameran ini merupakan bagian dari semangat untuk sukseskan provokasi dan propaganda inovasi dibidang pertanian di Kabupaten Kupang. Sehingga, menurut Titu Eki hal ini merupakan sebuah kebanggaan. Karena bagi dirinya hal tersebut merupakan bagian dari program Tanam Paksa dan Paksa Tanam (TPPT) di Kabupaten Kupang.

Dia menambahkan, program TPPT bukan program bupati tetapi merupakan program rakyat Kabupaten Kupang. Untuk itu Program TPPT diharapkan dapat merubah wajah ketertinggalan dan rakyat tidak hanya bisa berharap dari bantuan pemerintah tetapi kesadaran masyarakat sendiri harus dibangkitkan. Masyarakat, diminta untuk tidak mengharapkan bantuan dari pemerintah atau pihak lainnya, tetapi masyarakat harus bisa menghasilkan barang dan jasa sendiri yang dapat menghasilkan uang. Oleh sebab itu, menurut Titu Eki, menanam merupakan salah satu upaya untuk menghasilkan uang.

Titu Eki sedikit mengisahkan, ketika awal masa jabatannya, sering melihat orang-orang menggunakan motor menjual sayur dan cabai dikampung-kampung. Menurutnya, hal yang sangat memalukan, apabila petani memiliki lahan yang luas tetapi masih membeli sayur. Berawal dari hal tersebut, maka dimulai program TPPT. Program ini menurut Titu Eki, awalnya mendapat cacian dari berbagai pihak, tetapi saat ini mulai nampak sebuah kemajuan dan perubahan yang pasti, walaupun kemajuan dan perubahan itu masih lambat.

Baca Juga :   92 Rumah Warga Belu Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

Bahkan menurut Titu Eki, hal yang sangat luar biasa ketika petani yang mampu membeli sebuah mobil pick up dengan menanam cabai, tomat, papaya, dan sebagainya.

Titu Eki menjelaskan bahwa, Tanam paksa adalah kewajiban tanam bagi masyarakat baik dari anak SD hingga orang tua, dan tanaman yang ditanam adalah tanaman yang bisa dimakan, juga tanaman yang bisa dipetik berulang atau biasa disebut taman lestari, ini berarti mendorong masyarakat tradisional dikampung-kampung untuk masuk kedunia ekonomi modern yakni mempunyai sumber pendapatan pasif, ini seperti orang mendepositokan uangnya di bank kata bupati.

Dijelaskan pula oleh Titu Eki, bahwa tahun 2016 ini merupakan tahun rintisan pembangunan Taman Eden yang di dalamnya ditanami berbagi jenis tanaman yang merupakan kelanjutan dari gerakan TPPT yang dikonsentrasikan di satu lokasi. Untuk itu dirinya telah mengarahkan kepada para kepala desa untuk mengembangkan Taman Eden dimasing-masing desa sebagai sumber pendapatan desa.
“Dengan berbagai jenis tanaman dalam taman Eden seperti sayur-sayuran dan pepaya dapat kembali modal dalam setahun selain tanaman umur panjang seperti kelapa, mangga dan lain-lainnya,” Jelas Titu Eki.

Marthen Rahakbauw, Kepala BP4K pada kesempatan itu mengatakan, pameran seperti ini merupakan yang ke tiga kali setelah pada tahun 2014 dan 2015. Dijelaskan, Kabupaten Kupang memiliki PPL PNS sebanyak 114 orang yang terdiri dari PPL pertanian sebanyak 90 orang, PPL Kehutanan 20 orang PPL perikanan 4 orang. Dalam waktu dekat PPL kehutanan dan perikanan akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat, selanjutnya guna mengatasi keterbatasan SDM penyuluh, dibantu dengan Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh pertanian sebanyak 48 orang. (qrs)

Baca Juga :   Gelar RAT, CU Kasih Sejahtera Diminta jadi Pilar Ekonomi Masyarakat Belu, TTU dan Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top