RAGAM

Bupati Malaka Kukuh Laporkan Tiga ASN ke Polisi

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kukuh melaporkan tiga ASN yang mengadukan pihaknya ke Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN) di Jakarta. Ketiga ASN itu dinilai mencemarkan nama baik pemerintah. Mereka tuduh bupati menyalahgunakan kewenangan. “Saya akan tetap tempuh jalur hukum, karena itu termasuk pencemaran nama baik,” tegas Bria Seran kepada wartawan di Betun, Selasa (18/10/2016).

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

Tindakan itu harus diambil sebagai bentuk pembelajaran bagi ketiga ASN dan juga bagi yang lainnya. Pemerintah tidak pernah melarang ASN untuk membuat laporan kemana, saja asalkan sesuai prosedur dan tidak mencemarkan nama baik orang lain. “Kalau mereka mengadu saja, karena merasa dirugikan itu sangat dipahami dan dimengerti. Tapi mana kala ada unsur pencemaran nama baik, harus diluruskan sehingga tidak menjadi preseden buruk dikemudian hari,” bilangnya.

ASN itu punya hak dan kewajiban. Pemerintah sangat menghargai upaya mereka, asalkan dilakukan dengan prosedur yang benar dan koridor yang ada. “Kita lihat apa yang dilakukan ASN itu diluar batas karena menuduh pemerintah menyalah gunakan kewenangan yang dimiliki. Kita tidak bisa diamkan itu, tetapi harus diluruskan melalui jalur yang benar yakni di aparat kepolisian, karena termasuk perbuatan pidana pencemaran nama baik orang lain. Ini satu bentuk pembelajaran bahwa untuk memperjuangkan hak tidak perlu membuat kesalahan yang merugikan pihak lain,” sebut mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT itu.

Baca Juga :   Semua Usulan Pembangunan Infrastruktur di Kota Kupang Masih Dikaji

Dia juga mengingatkan kepada semua ASN yang dicopot dari jabatannya, agar disiplin masuk kantor dan taat pada aturan kepegawaian yang berlaku. “Kalau tidak masuk kantor tanpa alasan, baik berturut-turut atau tidak berturut-turut maka sebagai bupati, saya akan menggunakan kewenangan, untuk mencopot mereka sebagai ANS tanpa konsultasi-konsultasi. Kalau tidak percaya silahkan coba. Saya akan copot mereka dengan kewenangan yang dimiliki, jika mereka melanggar aturan kepegawaian yang berlaku,” pungkasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top