RAGAM

Bupati Malaka Minta Perencanaan Harus Ditunjang Anggaran Memadai Seperti NGO

BETUN, Kilastimor.com-Perencanaan anggaran yang baik perlu ditunjang pengalokasian anggaran yang memadai agar hasil yang didapatkan bisa optimal dan berkualitas. Kenyataannya, orang Indonesia hebat dalam perencanaan namun hasil yang kita peroleh tidak optimal karena tidak ditunjang pengalokasian anggaran yang memadai.
Semua pihak jangan malu mengadopsi hal-hal baik dari Non Government Organization (NGO) dan LSM yang bekerja secara baik dan profesiaonal, baik dalam aspek perencanaan dan pengganggaran sangat mendukung perencanaan yang dibuat sehingga hasil kerjanya berkualitas dan optimal.
Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam dalam sidang II DPRD Kabupaten Malaka di Betun belum lama ini.

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

Bria Seran mengatakan, kebiasaan di Indonesia selalu hebat dalam membuat perencanaan. Biasanya tiap tahun kita lakukan musrenbangdus, musrenbangdes,musrenbangkec, Musrenbangkab, Musrenbangprop dan musrenbanngnas namun dalam banyak hal hasilnya belum kita rasakan secara optimal dalam pengimplementasian dalam penganggarannya.

Dia meminta kepada kita semua yang sementara melakukan sidang anggaran agar bisa merefleksi dan mengadopsi hal-hal baik dari NGO dan LSM karena dalam banyak hal mereka sudah menunjukkan hasil kerja yang baik. Antara perencanaan, pengganggaran dan out put yang dihasilkan juga cukup baik dan optimal karena mereka memiliki komitmen supaya program yang dijalankan benar-benar sukses, berhasil dan berkualitas.

Dikalangan pemerintahan, perlu merubah paradigma berpikir kita agar perencanaan yang baik perlu ditunjang dengan pengalokasian anggaran yang baik dan memadai agar capaian hasilnya juga bisa optimal bagi kepentingan rakyat.

Baca Juga :   Empat Desa Kesulitan Air Bersih, Camat Malaka Tengah Kirim Tangki

“Terkadang dipersalahkan masyarakat kenapa gedung yang dibangun LSM dan NGO lebih berkualitas dari pemerintah. Itu karena, kita ini ahli perencanaan tetapi bukan ahli keuangan. Kita asal taruh anggaran tanpa memperhitungkan secara cermat apakah anggaran yang dialokasikan itu akan membawa manfaat yang optimal bagi rakyat. Anggaran yang disediakan tidak memadai. Kita perlu mengadop hal-hal yang bagus. Kita jangan hanya mengadopsi metode kerja mereka tetapi masalah keuangannya tidak ditunjang. Tentu hasilnya berbeda dengan capaian yang dikerjakan LSM dan NGO,” bilangnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top