RAGAM

Dinas Pertanian Malaka Diminta Usul DAK Melalui e-Proposal

JAKARTA, Kilastimor.com-Dinas Pertanian Kabupaten Malaka diminta segera memasukkan e-proposal sebagai salah satu persyaratan menerima DAK 2017 dibidang pertanian. Pemerintah saat ini lagi fokus tingkatkan produksi pangan dengan metode perluasan area tanam . Kabupaten Malaka sebagai Kabupaten Perbatasan memiliki potensi luas lahan yang bagus dan sebagai DOB tentu akan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Evaluasi dan Pelaporan Kementerian Pertanian RI, Yulistiana saat menerima kunjungan konsultasi Anggota DPRD Kabupaten Malaka Komisi II, Hendri Simu dan Ajido Manek Amaral di Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Ejido

Ajido Manek

Yustiniani mengatakan saat ini pihak kementerian lagi melakukan pembahasan terkait DAK 2017 sehingga diharapkan setiap kabupaten/kota bisa memasukkan E-Proposal sebagai prasarat utama penerima DAK 2017.
“Kita berharap dinas pertanian Kabupaten berperan aktif membangun komunikasi yang baik dengan Propinsi dan kementrian di Jakarta sehingga adanya sinergitas program,” ungkapnya.

Pempus tahun ini mewajibkan daerah memasukkan e-Proposal agar pempus memiliki data dan mengetahui persis lokasi dan calon penerima bantuan serta peruntukannya.

Anggota DPRD kabupaten Malaka, Hendri Simu dan Adjido Manek Amaral usai konsultasi kepada wartawan mengatakan Pemda Malaka melalui dinas Pertanian harus proaktif menangkap peluang itu dan segera membangun komunikasi dengan provinsi dan Kementerian Pertanian RI di Jakarta.

Keduanya berharap tahun 2017 Kabupaten Malaka bisa mendapatkan bantuan DAK Pertanian guna mendukung program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Malaka dibidang Revolusi Pertanian Malaka.

Baca Juga :   Namosain Penunggak Dana PEM Terbesar di Kota Kupang

Warga Kabupaten Malaka masih membutuhkan ketersediaan saprodi pertanian, benih , pupuk dan obat-obatan serta kebutuhan lain yang diintervensi melalui program DAK Pertanian. Peluang ini harus diambil, apalagi pertanian sebagai nadi kehidupan bagi petani di Malaka. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top