RAGAM

DPRD Belu Agendakan Hearing dengan Pemkab atas Pilkades Bermasalah Disejumlah Desa

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pelaksanaan Pilkades serentak pada 31 desa di Kabupaten Belu, 13 Oktober lalu tercatat ada yang sukses dan ada bermasalah.
Ada beberapa desa yang bermasalah karena melakukan pemilihan tidak sesuai aturan, sehingga menimbulkan polemik. Buntut hal tersebut, ada beberapa desa seperti Lawalutolus, Mandeus Raimanus, Kecamatan Raimanuk telah menyampaikan surat pernyataan penolakan hasil Pilkades ke Pemkab Belu juga ke DPRD Belu, Rabu (19/10) kemarin.

Benediktus Halle

Benediktus Halle

Wakil Ketua I DPRD Belu, Benedictus Halle yang dikonfirmasi media, Jumat (20/10) mengatakan, ada beberapa Cakades yang telah mengadu baik secara resmi maupun lisan ke dewan. Pengaduannya terkait penolakan hasil perhitungan dan meminta Pilkades dilakukan ulang .

“Seperti di Desa Bakustulama, surat suara yang tembus tapi tidak merusak gambar calon lain sah, sementara di Desa Lawalutolus dinyatakan tidak sah atau terbakar. Ada juga warga yang tidak masuk DPT diberikan surat suara oleh panitia untuk ikut coblos,” ujar dia.

Jelas Halle, persoalan tersebut telah didisposisikan ke Komisi yang membidangi untuk segera melakukan klarifikasikan dengan Pemkab Belu dalam hal ini pihak Pemdes. “Kita akan duduk klarifikasi bersama, sehingga ada solusi tepat selesaikan persoalan Pilkades di beberapa Desa,” ucap dia.

Halle juga pertanyakan sosialisasi yang dilakukan dari Panitia Pilkades Kabupaten seperti apa. Harusnya ada ketegasan satu rumusan dari Pemkab terkait Pilkades. Sehingga pada saat pelaksanaan Pilkades seluruh tahapan sesuai dengan aturan yang dikeluarkan Panitia Kabupaten.

Baca Juga :   PIN Polio di Semau Berjalan Lancar

“Cara penghitungan di beberapa Desa sudah beda dan ini ada potensi untuk hitung ulang. Harus ada persepsi yang sama, jangan hasil hitung surat suara dua lubang di Desa satu sah sedangkan di Desa lain berbeda atau tidak sah,” pungkas dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top