RAGAM

HUT ke71, Jajaran TNI Diminta Dekat dengan Rakyat

ATAMBUA, Kilastimor.com-Tepat hari ini, Rabu (5/10) TNI berulang tahun ke-71. Tema pokok HUT yakni, Bersama rakyat Tentara Nasional Indonesia (TNI) kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian.
Memperingati HUT TNI, digelar upacara di Kabupaten Belu, Timor Barat, perbatasan RI-RDTL, yang berlangsung di halaman Makodim 1605/Belu. Dandim Letkol (Inf). Nanang Nasmudin selaku irup dalam upacara tersebut.

Pose bersama jajaran TNI usai upacara HUT ke-71 TNI di Atambua.

Pose bersama jajaran TNI usai upacara HUT ke-71 TNI di Atambua.

Dandim Belu saat membacakan sambutan Panglima TNI mengatakan, makna yang terkandung di dalam tema tersebut adalah TNI tumbuh dan berkembang, serta berjuang bersama rakyat. Inilah esensi ciri kesejatian TNI, yang tidak boleh pudar di tengah-tengah arus globalisasi, yang terus bergerak secara dinamis.

“Kesejatian itu harus terus ditumbuh kembangkan dan diselaras-serasikan dengan pola pikir kehidupan masyarakat yang semakin modern, sehingga kecintaan akan tetap terbangun sebagai modal pokok, karena bersama rakyat TNI kuat dalam menjaga dan melindungi NKRI,” ujar dia.

Kekuatan TNI yang bersandar pada rakyat, katanya, merupakan bentuk aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi bangsa untuk turut serta dalam bela negara. Kedekatan dan kebersamaan TNI-Rakyat merupakan inti dan pusat kekuatan dari sistem pertahanan semesta yang kita anut. “Kaitan itu TNI senantiasa membangun mekanisme kerja dan hubungan kelembagaan dengan segenap komponen bangsa, dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat dan nasional,” ucap Nanang.

Baca Juga :   Kota Kupang Peringkat Lima Besar Indeks Kota Toreran 2020

Lanjut dia, setiap prajurit dan PNS TNI dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi. Tindakan negatif sekecil apapun akan ganggu bahka merusak jati diri TNI, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan profesional.

Tugas prajurit TNI sangat berkaitan langsung dengan tegak atau runtuhnya negara, bersatu, atau bercerainya bangsa. Oleh karena itu tempatkan tugas diatas segala-galanya, karena tugas adalah kehormatan, harga diri sekaligus kebanggaan. Junjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa. Pegang tegus disiplin keprajuritan dengan berpedoman pada sapta marga, sumpah prajurit, 8 wajib TNI, taati hukum dan hormati HAM.

“TNI selalu hadir ditengah-tengah anggota dan masyarakat, dengan aktif berperan menyelesaikan masalah yang dapat memberikan kontribusi positif demi kemajuan satua maupun lingkungan dimanapun berada,” harap Nanang.

Hadir pada upacara tersebut, Sekda Belu, Pimpinan DPRD Belu, Pimpinan Forkompinda Belu, Danposal Atapupu, Danyon Raider Khusus 744/SYB, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 641/BRU, Ketua FKPPI, Ketua Yayasan Bunga Bangsa, Pamen TNI, Veteran serta Persit KCK Cab XVI Kodim Belu.

Selesai upacara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa sumbangan kepada Yayasan Bunga Bangsa dan Yayasan Hidup Baru oleh Dandim Belu Letkol Inf. Nanang Nasmudin, pemberian hadiah kepada siswi prestasi oleh Kapolres Belu AKBP Michael Ken Lingga dan pemberian hadiah kepada juara 1 pertandingan futsal antar klub oleh Sekda Belu, Petrus Bere. (yan)

Baca Juga :   Kades Forekmodok Apresiasi Pembangunan Tanggul di Desa Fore Kmodok.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top