RAGAM

Inspektorat Malaka: Kami tidak Bisa Keluarkan Rekomendasi untuk Mantan Kades

BETUN, Kilastimor.com-Inspektorat Kabupaten Malaka hanya mengeluarkan rekomendasi bagi bakal calon kepala desa, sesuai amanat Perda Malaka terkait pilkades. Inspektorat tidak akan melayani rekomendasi sesuai permintaan panitia seperti yang selama ini beredar. “Kami sudah didatangi banyak calon kades terutama dari mantan-mantan kepala desa yang berniat maju kembali menjadi calon dan meminta rekomendasi. Tetapi kami tidak melayani karena tidak diatur dalam perda. Inspektorat hanya melayani rekomendasi bagi kades incumbent atau petahana, yang berniat maju kembali. Bagi mereka Inspektorat akan mengeluarkan rekomendasi sesuai mandat perda,” kata Inspektur Inspektorat Kabupaten Malaka, Remigius Leki kepada wartawan di Betun, Selasa ( 18/10/2016).

Remigius Leki

Remigius Leki

Remi Leki sapaan karibnya mengatakan, selama beberapa hari terakhir pihaknya didatangi mantan kades periode sebelumnya, dan meminta pihak inspektorat mengeluarkan rekomendasi. Anehnya, mereka membawa edaran panitia pilkades di desa yang didalamnya menyebutkan supaya bagi para mantan kades periode-periode lalu, harus melampirkan rekomendasi dari Inspektorat. “Kami tidak melayani permintaan itu karena tidak diatur dalam Perda Malaka. Inspektorat hanya mengeluarkan rekomendasi bagi balon kades yang baru mengakhiri masa jabatannya, dan berniat maju kembali dalam pilkades tahun ini. Itu yang diatur dalam perda,” urai dia.

Remigius mengatakan, sesuai edaran panitia pilkades yang lagi beredar dalam point f menyebutkan, rekomendasi dari Inspektorat Kabupaten bagi calon kepala desa yang sedang dan pernah menjabat kepala desa. Sementara itu menurut Remigius, sesuai perda yang diterima secara resmi dalam point f menyebutkan rekomendasi dari inspektorat Kabupaten bagi calon kepala desa yang sedang menjabat kepala desa (petahana). Jadi yang jelas itu berbeda sehingga panitia harus jeli dan bekerja sesuai amanat perda tentang pilkades. Sesuai amanat perda, Inspektorat hanya mengeluarkan rekomendasi bagi calon kades yang sementara menjabat dan bagi mantan-mantan desa sebelumnya Inspektorat tidak akan dikeluarkan rekomendasi karena tidak diatur dalam perda.

Baca Juga :   Inilah Capaian Inovasi Pemkot Kupang Dibawa Kepemimpinan Jefri Riwu Kore dan Herman Man

Theodorus Nahak, Balon desa Bakiruk yang juga mantan kades Bakiruk dua periode lalu saat ditemui wartawan di Inspektorat, Selasa (18/10-2016) mengatakan, dirinya mendatangi inspektorat untuk mengurus rekomendasi sesuai permintaan panitia pendaftaran pilkades. “Saya dapat edaran itu di Panitia Pilkades Desa Bakiruk yang tempel pada papan pengumuman untuk diketahui publik. Dalam edaran itu meminta supaya kami yang pernah menjabat sebagai kepala desa harus mengurus surat rekomendasi di Inspektorat. Namun ketika kami mendatangi mereka menolak mengeluarkan rekomendasi karena tidak diatur dalam perda. Kami heran dengan panitia Pilkades,” pungkasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top