HUKUM & KRIMINAL

Kajari TTS Perintahkan Kasie Intel Tangkap Terpidana KDRT

SOE, Kilastimor.com-Kajari TTS, Oscar Douglas Riwu,SH memerintahkan Kasie Intel Nelson Tahik,SH untuk mencari dan menangkap terpidana kasus KDRT, Edi Liubana untuk dieksekusi. Perintah Kejari Oscar tersebut menyusul surat panggilan kejaksaan sebanyak 3 (tiga) terhadap Fredik Liubana untuk dijebloskan ke dalam penjara. Namun Edi Liubana masih saja mangkir dari panggilan Jaksa. “Kita sudah melayangkan surat pangilan, kepada yang bersangkutan, tapi dia (Edi Liubana) tidak mengindahkan panggilan kita,”jelas Oscar kepada wartawan didampingi Kasie Intel Nelson Tahik dan Kasie Pidum Martin di ruang kerjanya, Senin (3/10/2016).

Oscar Douglas Riwu

Oscar Douglas Riwu

Menurut Oscar, tidak ada alasan bagi Edi Liubana untuk menjalani hukuman, karena vonis yang dijatuhkan majelis hakim sudah mempunyai kekuatan hukum tetap ditambah lagi Edi Liubana telah menerima vonis majelis hakim alias tidak banding.
“Dia tidak lakukan banding sejak vonis dibacakan, sehingga dia wajib menjalani hukuman sesuai dengan vonis majelis hakim,”jelas Oscar.

Kejari Oscar langsung memerintahkan Kasie Intel Nelson Tahik dan Kasie Pidum Martin untuk segera mencari dan menangkap Edi Liubana untuk dimasukan lembaga pemasyarakatan Oetimo.
“Saya perintahkan kepada Pa Kasie Intel dan berkoordinasi dengan Kasie Pidum untuk mencari dan menangkap Fredik Liubana. Pak Nelson dan Pa Martin tolong ya, cari dan tangkap,”perintah Kejari Oscar.

Jaksa Nelson dan Martin menyatakan kesiapannya untuk mencari dan menangkap Edi Liubana.
Informasi yang dihimpun Kursor di kantor kejaksaan negeri SoE menyebutkan bahwa kasus KDRT yang dilakukan Edi Liubana terhadap istrinya sudah divonis hakim pada November 2015 lalu. Edi Liubana divonis 5 bulan penjara dipotong tahanan selama 3 bulan. Edi Liubana tidak ditahan didalam sel. Edi cuma dikenakan tahan rumah pada tahap penyidikan, penuntutan sampai pada vonis dijatuhkan. Kasie Pidum yang pada waktu itu dijabat oleh Tri Manurung,SH belum mengeksekusi Edi Liubana karena Edi beralasan sedang dalam perawatan pihak medis. Selepas kepindahan Kasie Pidum Tri Manurung,SH terpidana Edi Liubana dibiarkan bebas berkeliaran diluar. Berkas putusan Edi Liubana baru dibongkar lagi setelah Kejari Oscar mengetahui bahwa kasus tersebut sudah inkrah sehingga jaksa wajib mengeksekusinya.

Baca Juga :   Dukung RPM, Camat Malaka Tengah Panen Jagung di Bakiruk

“Putusan sudah ada dan yang bersangkutan tidak ajukan banding ya, kita tidak bisa tunda-tunda, kita segera eksekusi,”tegas Oscar.
Sementara Kasie Intel Nelson Tahik dan Kasie Pidum Martin menyatakan akan melaksanakan perintah Kejari Oscar untuk mencari dan menangkap Edi Liubana. “Kita akan segera mencari dan menangkapnya,”janji Nelson. (pap)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top