RAGAM

Kapolsek: Sopir AKDP Diminta Ajukan Izin Lakukan Aksi Demo

BETUN, Kilastimor.com-Aksi mogok sopir dan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Betun-Kupang diminta menjalankan aksinya dengan tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum. Kalau mau melakukukan aksi, harus mengurus surat ijin di Mapolres Belu. Kalau belum ada izin maka silahkan tempuh jalur dialog dilakukan oleh utusan sopir. Polisi tetap mengawal kegiatan itu agar bisa tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum.
Hal itu disampaikan Kapolsek Malaka Tengah, IPTU Frids Mada, SH kepada wartawan disela aksi mogok puluhan sopir bus Betun-Kupang di lapangan umum kota Betun, Senin (3/10/2016).

IPTU Frids Mada

IPTU Frids Mada

“Polsek Malaka Tengah tetap melakukan monitoring dan meminta sopir bus melakukan aksinya agar sesuai aturan. Mereka harus minta izin kalau mau demo atau dialog melibatkan massa yang besar. Polisi tidak melarang bila mereka mau menyampaikan aspirasinya namun harus dilakukan dengan cara yang benar dan tidak mengganggu kepentingan umum,” pintanya.

Polsek Malaka Tengah tetap berkoordinasi dengan sopir dan pemiliki kendaraan agar tetap menjaga ketertiban umum. Diminta kepada mereka supaya sebelum menyampaikan aspirasi kepada pemerintah secara bergerombolan supaya mengurus izin di polres Belu 3×24 jam sebelum melakukan aksi atau menyampaikan aspirasinya.

Terkait aksi pagi ini, Polsek Malaka Tengah dan Satlantas Polres Belu sebelumnya sudah melakukan antisipasi agar mereka mengurus izin trayek dan kita sudah minta supaya supaya mereka tetap menjaga kepentingan umum dan tidak merugikan diri sendiri. (boni)

Baca Juga :   Konflik Internal Partai akan Diatur Dalam PKPU
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top