RAGAM

Koramil Betun Lakukan Penyemprotan Padi

BETUN, Kilastimor.com-Jajaran TNI Koramil Betun melakukan penyemprotan penanaman pada lokasi pelaksanaan program penanaman serentak tanaman padi di desa Haitimuk-Kecamatan Weliman. Penyemprotan itu dimaksudkan untuk mempersempit ruang gerak penyakit yang menyerang tiga petak tanaman padi binaan TNI. “Kita sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Malaka dan bagian hama penyakit sudah melakukan identifikasi tanaman ternyata ada penyakit yang menyerang sehingga harus disemprot agar tidak meluas,” ungkap Danramil Malaka Tengah, Mayor Kav. Yatman di Haitimuk, Minggu (23/10/2016).

Danramil dan Kapolsek Malaka Tengah.

Danramil dan Kapolsek Malaka Tengah.

Penyemprotan terhadap tanaman padi bilangnya karena ada gejala diserang peyakit sesuai hasil identifikasi pengamat hama penyakit Dinas Pertanian Malaka. Dinas sudah merekomendasikan obat dan dosis yang dianjurkan. Aparat TNI dari Koramil dan Polsek Malaka Tengah sudah turun ke lapangan dan melakukan penyemprotan.

Serangan penyakit di wilayah Haitimuk pada tiga petak sawah dengan luas kurang lebih 15 are dan sudah diantisipasi supaya tidak meluas ke tanaman padi lainnya.

Ketika ditanya wartawan terkait progress dan perkembangan tanaman padi melalui program penanaman serentak yang dicanangkan TNI, Yatman mengatakan khususnya untuk Weliman dan Malaka Barat pihaknya melakukan pendampingan kepada petani dengan luas tanam lima hektar. “Kita terus melakukan pemantauan dan pendampingan di lapangang dan tetap berkoordinasi dengan PPL dan dinas pertanian Malaka,” tambahnya.

Yatman mengatakan salah satu persoalan yang dihadapi dilapangan adalah ethos kerja petani yang masih rendah. Menurutnya, petani harus lebih proaktif disawah terutama melakukan perawatan tanaman dan memantau perkembangan tanaman selama masa pertumbuhan. Kelihatan petani masih santai dan kurang cekatan memperhatikan tanamannya terutama kehadiran mereka di sawah.

Baca Juga :   Fosmab A Menang Kontra Ama dalam Lanjutan Fosmab Cup XV 2017

“Kita minta supaya kepala desa dan camat bisa mengambil peran memotifasi petani agar mereka proaktif bekerja di sawah, memperhatikan pengairannya dan merawat tanaman terutama dalam masa-masa pertumbuhan berlangsung,” pungkas dia. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top